BerandaHits
Rabu, 4 Okt 2022 17:05

Langkah Tegas Tim Investigasi Mengusut Kasus Kerusuhan Kanjuruhan

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) bersifat independen dan beranggotakan berbagai kementerian dan lembaga. (Antara/M Risyal Hidayat)

Pemerintah membentuk tim investigasi independen untuk mengusut tuntas kasus kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Berbagai pihak dilibatkan untuk menjalankan peran masing-masing.

Inibaru.id - Pemerintah bersikap responsif terhadap tragedi kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Dengan membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), pemerintah memberikan beberapa arahan untuk mengusut kasus tersebut.

TGIPF dipimpin langsung oleh Mahfud Md dan beranggotakan berbagai kementerian hingga lembaga. Hasil penyelidikan tim ini diharapkan rampung dalam dua pekan ke depan. Inilah nama-nama yang didaulat menjadi anggota tim investigasi dan menjalankan tugas sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Ketua: Menko Polhukam, Mahfud Md

Wakil Ketua: Menpora, Zainuddin Amali

Sekretaris: mantan Jampidum, Nur Rochmad

Anggota:

  1. Prof Rhenald Kasali (Akademisi UI)
  2. Prof Sumaryanto (Rektor UNY)
  3. Akmal Marhali (Pengamat Olahraga)
  4. Anton Sanjoyo (Jurnalis Olahraga)
  5. Nugroho Setiawan (Mantan Pengurus PSSI dengan lisensi FIFA)
  6. Letjen TNI (Purn) Doni Monardo (Mantan Kepala BNPB)
  7. 7. Mayjen TNI (Purn) Suwarno (Wakil Ketum I KONI)
  8. 8. Irjen Pol (Purn) Sri Handayani (Mantan Wakapolda Kalimantan Barat)
  9. Laode M Syarif (Mantan pimpinan KPK)
  10. Kurniawan Dwi Yulianto (Mantan pemain sepakbola Tim Nasional/APPI)

TGIPF ini akan serius mengusut tuntas dan mencari siapa yang bertanggungjawab atas kejadian maut yang terjadi Sabtu, (1/10/2022) itu. Dikutip dari Detik, Selasa (4/10) senggaknya dalam waktu dekat ada lima langkah pasti yang bakal dilakukan oleh tim ini, Millens.

1. Memberi Sanksi Pihak yang Bersalah

Presiden Jokowi menginstruksikan agar tim segera mengusut tuntas dan memberi sanksi kepada pihak yang bersalah. (AP/Yudha Prabowo)

Kepada Mahfud Md, Presiden Jokowi telah menginstruksikan agar tim menginvestigasi tuntas dan menghukum pihak yang bersalah.

“Saya kira perintah saya sudah jelas pada Menko Polhukam, kepada Kapolri, kepada Menpora. Semua sudah jelas,” kata Jokowi.

2. Meminta Polri Mengungkap Pelaku Pidana

Pemerintah meminta Polri segera mengungkap dan menindak pelaku yang bersalah pada tragedi Kanjuruhan, Malang.

"Adapun tugas atau langkah jangka pendek diminta kepada Polri agar dalam beberapa hari ke depan ini segera mengungkap pelaku yang terlibat tindak pidana," kata Menko Polhukam Mahfud Md.

Mahfud juga meminta Polri melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan keamanan di Malang buntut tragedi Kanjuruhan.

"Dan diminta agar Polri melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan keamanan di daerah setempat," ujar Mahfud.

3. Meminta Panglima TNI Menindak Prajurit di Kanjuruhan

Dari beberapa video yang beredar tampak sejumlah prajurit TNI diduga melakukan tindakan berlebihan. Oleh karena itu Mahfud Md meminta Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa turun tangan.

Andika mengatakan TNI akan melakukan investigasi. Dia menyebut aksi kekerasan kepada pendukung sepakbola di luar kewenangan.

“Jadi kita tidak akan mengarah pada disiplin, tetapi pidana, karena itu sudah sangat berlebihan," jelas Andika

4. Memanggil PSSI dan Panitia Pelaksana

Panitia penyelenggara pertandingan akan dipanggil oleh tim investigasi. (Antara/Ari Bowo Sucipto)

Mahfud memerintahkan Menpora Zainudin Amali untuk segera memanggil semua pihak terkait dengan tragedi maut di Stadion Kanjuruhan. Pihak-pihak yang diminta untuk dipanggil itu termasuk PSSI hingga panitia pelaksana.

"Kepada Menpora supaya secepatnya mengundang PSSI, pemilik klub, panitia pelaksana daerah dan lain-lain yang terkait untuk memastikan tegaknya peraturan di dalam pelaksanaan pertandingan, baik yang dibuat oleh FIFA maupun diatur di dalam berbagai peraturan perundang-undangan kita sebagai bagian dari upaya evaluasi total," kata Mahfud.

5. Mengevaluasi Pejabat Polisi di Jawa Timur

Mahfud meminta Polri mengumumkan tindakan penertiban dan penegakan hukum terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang. Dia meminta Polri melakukan evaluasi terhadap pejabat di Jawa Timur buntut insiden Kanjuruhan yang menyebabkan 125 orang tewas.

Semoga adanya langkah-langkah pasti yaang dijalankan oleh tim investigasi ini kasus kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan paling nggak 127 orang ini segera menemukan titik terang ya! Kita semua berharap pihak berwajib memberikan sanksi kepada mereka yang terbukti bersalah. (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: