BerandaHits
Jumat, 13 Sep 2018 16:01

Nggak Pengin Terkena Penipuan Rekening? Manfaatkan Situs Ini

Tindak penipuan rekening via SMS. (Infonitas.com)

Situs satu ini bisa membantumu agar terhindar dari penipuan rekening. Berikut cara kerjanya.

Inibaru.id – Saat ini, nggak hanya teknologi yang semakin canggih, penipu juga makin canggih. Mereka memanfaatkan celah teknologi untuk menipu para korban. Salah satu penipuan yang sering terjadi yakni penipuan pembelian barang secara daring. Si pembeli sudah transfer uang tapi tiba-tiba si penjual menghilang. Duh, apes!

Nah, untuk mencegah hal semacam itu berulang, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menyediakan situs cekrekening.id yang bisa dimanfaatkan masyarakat secara luas. Cekrekening.id  membantu masyarakat mendapatkan informasi rekening bank yang diduga terindikasi tindak pidana.

Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu membenarkan adanya situs ini.

“Benar (resmi). Cekrekening.id didedikasikan khusus untuk pengecekan nomor rekening bank,” kata Ferdinandus seperti yang ditulis Kompas.com, Selasa (11/9/2018).

Situs ini cukup mudah diakses, Millens. Kamu tinggal mengunjungi situs tersebut. Nanti kamu diminta untuk memilih bank dan memasukkan rekening yang kamu curigai. Setelah itu, kamu akan disodorkan informasi tentang rekening tersebut. 

Ada dua tipe informasi yang bisa kamu dapat. Pertama, bila rekening itu bersih, situs akan menampilkan informasi bila rekening tersebut belum pernah dilaporkan. Kedua, bila rekening tersebut pernah dilaporkan, situs akan menampilkan berapa kali rekening ini dilaporkan.

Bila kondisinya kamu terkena penipuan dan terlanjur mentransfer sejumlah uang, kamu bisa memanfaatkan menu laporkan rekening. Kamu tinggal mengeklik dan mengisi data yang diminta.

Eits, meskipun sudah ada fasilitas ini, kamu harus tetap hati-hati bila melakukan transaksi ya! Bila kamu tiba-tiba menerima pesan singkat dari nomor yang nggak dikenal yang isinya meminta ditransfer sejumlah uang, jangan langsung percaya. Cek dulu kebenarannya.

Begitu juga bila kamu hendak melakukan transaksi daring. Cek dulu validitas penjual sebelum bertransaksi, ya. So, waspadalah, waspadalah! (MG14/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: