BerandaHits
Rabu, 23 Jul 2024 15:50

Fight Club Yk, Cara Unik Membasmi Klitih di Yogyakarta

Ajang Fight Club Yk untuk mengatasi klitih di Yogyakarta. (Wartajogja)

Dengan mengikuti adu jotos-jotosan di Fight Club Yk, diharapkan anak muda bisa menyalurkan energi dan emosinya yang menggelora dengan positif alih-alih melakukan aksi klitih di Yogyakarta.

Inibaru.id – Anak muda, khususnya yang ada di usia belasan dikenal sebagai manusia yang dipenuhi dengan energi. Sayangnya, jika nggak disalurkan dengan baik, energi tersebut justru akan mengarahkan mereka ke hal-hal yang nggak baik. Salah satunya adalah klitih di Yogyakarta.

Klitih adalah kejahatan jalanan yang dilakukan di wilayah DIY, khususnya pada tengah malam atau dini hari. Yang jadi sasaran adalah mereka yang berkendara pada waktu-waktu tersebut. Korban bisa saja dianiaya, dibacok, atau bahkan dirampok. Pelakunya seringkali adalah gerombolan yang memojokkan korban yang biasanya berkendara seorang diri di jalanan yang sudah sepi.

Sudah banyak cara yang dilakukan pihak berwenang untuk mengatasi masalah ini. Namun, bisa jadi cara yang satu ini adalah yang paling menarik, yaitu menggelar event olah raga bela diri bernama Fight Club Yk atau yang FCYk. Intinya sih, daripada energi, emosi, dan keinginan untuk membuktikan diri anak muda dihabiskan lewat klitih yang masuk aksi kriminal, lebih baik diarahkan di ajang yang legal seperti ini saja.

“Yang disasar memang anak muda yang masih punya emosi menggelora. Ada orang tua yang mendorong anaknya ikut karena sebelumnya terlibat klitih. Dengan ikut event ini, dia bisa melampiskan emosinya dengan lebih fun dan nggak melanggar hukum,” ungkap Humas dan Penasehat Organisasi Fight Club Yk Adi Bayu sebagaimana dilansir dari Wartajogja, Jumat (12/7/2024).

Meski bisa dikatakan ini adalah ajang jotos-jotosan resmi, bukan berarti setiap peserta bisa melakukannya dengan brutal sesuka hati, ya, Millens. Berjargon “No Win – No Lose – No Pressure”, ajang yang digelar di kompleks Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta tiap dua minggu sekali ini mengikuti aturan yang ditetapkan Persatuan Tinju Amatir Yogyakarta (Pertina).

Fight Club Yk digelar dua pekan sekali. (Bolasport/Sasongko Dwi Saputro)

Artinya, peserta yang bertanding boleh memilih lawannya, tapi harus berimbang fisiknya. Mereka juga harus memakai peralatan seperti pelindung kepala, sarung tinju, dan pelindung mulut demi mencegah cedera serius.

“Pertarungan juga nggak sampai habis-habisan atau sampai ada yang cedera serius. Kalau sudah terlihat nggak berimbang, bisa dihentikan. Kalau ada peserta menyerah, justru mendapatkan tepuk tangan karena dia mengenali batasnya sendiri. Yang pasti, di sini ngga ada yang menang, nggak ada yang kalah,” terang Ketua Fight Club Yk Rahmad Darmawan.

Sejauh ini, sudah ada enam event Fight Club Yk yang digelar. Pesertanya mencapai lebih dari 300 orang. Nggak hanya dari Yogyakarta, peserta datang dari Solo, Magelang, atau bahkan Tulungagung dan Blitar yang ada di Jawa Timur. Tapi, layaknya ide utama dari acara ini yaitu sebagai penyalur emosi dan energi peserta, jangan kira bakal ada hadiahnya, ya?

“Yang pasti, aspek keselamatan selalu kita kedepankan. Ada tenaga medis dan ambulans yang selalu siap sedia setiap kali event digelar,” kata Adi Bayu.

Kalau pengin mendaftar, peserta hanya dibebankan uang Rp10 ribu. Kabar baiknya, biaya tiketnya sukarela. Hm, ide mengadakan Fight Club Yk ini sangat menarik ya? Semoga saja memang kegiatan ini bisa menurunkan atau bahkan membasmi klitih di Yogyakarta. (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: