BerandaHits
Jumat, 28 Des 2023 14:43

Ekspor di Jateng Capai 109 Persen, Sektor Tekstil Jadi Primadona

Provinsi Jawa Tengah berhasil mencetak nilai ekspor hingga 109,53 persen. (dok. Pemprov Jateng)

Di tengah kondisi perekonomian global yang melemah, Provinsi Jawa Tengah justru menunjukkan kemajuan. Dari awal tahun hingga Oktober 2023, total ekspor provinsi ini mencapai 109,53 persen!

Inibaru.id - Perekonomian dunia mungkin sedang lesu, namun kita patut bangga karena Provinsi Jawa Tengah berhasil melampaui target perdagangan luar negeri (ekspor). Angkanya bahkan mencapai 109,53 persen, lo. Berkat program pelatihan, pameran, dan ekspansi ke pasar non-tradisional seperti Afrika dan Meksiko, trafik ekspor Jawa Tengah mengalami peningkatan signifikan.

Menurut Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Haryanta, pencapaian tersebut dihitung berdasarkan data trafik ekspor dari Januari hingga Oktober 2023.

“Kita ditarget sesuai RPJMD 7.430 juta dolar Amerika (AS). Capaiannya hingga Oktober 8.137,98 juta dolar Amerika (AS),” tuturnya, melalui sambungan telepon, Rabu (27/12/2023) siang.

Dengan optimisme tinggi, Haryanta meyakini bahwa pada akhir tahun, capaian perdagangan luar negeri akan melampaui target yang telah ditetapkan.

Faktor-faktor yang diidentifikasi sebagai pendorong kesuksesan ekspor Jawa Tengah melibatkan berbagai program, termasuk pelatihan ekspor, prosedur ekspor, pelatihan daring, pameran di dalam dan luar negeri, serta kegiatan seperti business matching dan one-on-one meeting.

Produk tekstil masih menjadi primadona ekspor Provinsi Jawa Tengah. (Getty Image)

Upaya ini telah menciptakan lebih banyak peluang bagi pengusaha baru untuk memasuki pasar internasional dan memungkinkan para pengusaha yang sudah berpengalaman untuk memperluas jangkauan mereka.

“Pasar baru selalu terbuka. Selain kita pertahankan pasar tradisional, kita juga kembangkan ke pasar baru, semisal ke Afrika, Bangladesh, kemudian ke Meksiko, itu kan pasar potensial,” ujarnya.

Haryanta menekankan bahwa setiap program pelatihan nggak hanya memberikan pengetahuan kepada pelaku usaha, tetapi juga mengundang pelaku atau otoritas ekspor dari negara tujuan. Hal ini dilakukan untuk memahami tren pasar dan kebutuhan konsumen di pasar yang bersangkutan.

Adapun, sektor ekspor yang menjadi primadona Jawa Tengah terdiri dari kelompok tekstil dan produk tekstil, kayu dan barang dari kayu, serta alas kaki. Ketiga kelompok barang ini menyumbang sekitar 67,63 persen dari total ekspor pada tahun 2023.

Meskipun terdapat dampak dari lesunya perekonomian global, Haryanta tetap optimis bahwa perdagangan luar negeri Jawa Tengah dapat mencatatkan hasil positif. Dia berharap bahwa para calon eksportir dan yang sudah berpengalaman tetap bersemangat dan giat dalam mengeksplorasi pasar luar negeri.

Wah, keren ya? Semoga pencapaian ini ikut dirasakan masyarakat secara luas ya, Millens. (Siti Zumrokhatun/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: