BerandaHits
Sabtu, 12 Des 2025 19:27

Dua Arca Diduga dari Abad ke-10 Ditemukan di Sragen, Ada Teko Jepang Ikut Terkubur!

Dua arca kuno ditemukan di Sragen, Jawa Tengah. (RRI)

Arca batu yang menunjukkan korositas tinggi tersebut diduga merupakan peninggalan masa Hindu-Buddha yang mungkin berasal dari kompleks candi dan digunakan sebagai sarana peribadatan.

Inibaru.id – Warga Teguhan, Sragen Wetan, Sragen, dibuat geger dengan penemuan dua arca kuno pada Jumat (12/12/2025). Arca-arca yang ditemukan di tengah proses pembongkaran rumah ini diduga merupakan peninggalan bersejarah dari masa Hindu-Buddha, sekitar abad ke-10 hingga ke-13 Masehi.

Berdasarkan informasi di lapangan, sebenarnya ada tiga arca yang ditemukan, namun satu arca lainnya masih terpendam di lokasi penemuan.

Arca pertama yang berhasil diangkat berwarna hitam, memiliki tinggi 48 sentimeter dan lebar 26 sentimeter. Menariknya, di lokasi yang sama, ditemukan pula teko berwarna putih bermotif bunga yang diperkirakan berasal dari Jepang pada awal 1900-an.

Diduga Perwujudan Dewa Agastya

Sebuah teko yang diduga berasal dari Jepang. (Kompas/Romensy Augustino)

Pamong Budaya Bidang Kebudayaan Disdikbud Sragen, Anjarwati Sri Sayekti, mengungkapkan bahwa kedua arca tersebut diduga sebagai Arca Agastya. Namun, karena tingkat korositasnya (kerapuhan) cukup tinggi, jenis pastinya belum bisa dipastikan 100 persen.

“Karena ada sandaran dan di bagian kepala ada bentuk semacam bulan dan tampak perut buncit, diduga itu perwujudan dari dewa atau tokoh suci Agastya,” kata Anjar, Jumat (12/12/2025).

Anjar menjelaskan bahwa arca semacam ini lazimnya diproduksi pada masa Hindu-Buddha sekitar abad ke-10 hingga ke-13 dan digunakan sebagai sarana peribadatan.

Dia juga menyoroti perbedaan material yang ditemukan.

“Untuk batu putih biasanya digunakan untuk arca-arca yang berada di utara Bengawan Solo, sementara batu hitam di selatan Bengawan Solo. Selain itu juga terdapat tanda korositas yang tinggi. Karena kalau dari luar Sragen terutama kawasan Kota Praja masa lalu, batu-batuan yang digunakan kualitasnya lebih tinggi,” jelasnya.

Arca dari Kompleks Candi?

Anjarwati menambahkan, arca jenis ini biasanya ditemukan berpasangan empat di kompleks candi, diletakkan menghadap empat arah mata angin. Oleh karena itu, dia menilai perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk memastikan asal-usul arca tersebut.

“Bisa jadi ini berasal dari suatu candi dan kemudian dibawa oleh pemiliknya ke rumah. Dan hari ini ditemukan kembali,” duga Anjar.

Salah satu penemu arca, Priyanto (57), warga Teguhan, Sragen, membenarkan bahwa arca itu ditemukan di rumah milik keluarganya saat proses pembangunan ulang. Dia menduga arca tersebut kemungkinan peninggalan leluhurnya yang beragama Buddha dan digunakan sebagai sarana peribadatan.

Meskipun bernilai sejarah tinggi, Priyanto berharap arca tersebut bisa disimpan oleh keluarga sendiri.

Semoga misteri arca kuno ini segera terungkap dan warisan sejarah Jawa Tengah bisa terus kita pelajari ya, Gez! (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: