BerandaHits
Rabu, 20 Jan 2026 11:01

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

Pengunjung berkemah di Daesari Ice Field Andong, Korea Selatan pada musim dingin. (FB/Daria in Korea)

Di puncak musim dingin, banyak orang datang ke Daesari Ice Field di Andong, Korea Selatan, untuk berkemah di atas es. Memangnya, seseru apa sih aktivitas ini?

Inibaru.id - Bayangkan memasang tenda tapi bukan di atas tanah atau rumput, melainkan langsung di atas permukaan sungai yang membeku. Di Andong, Korea Selatan, hal ini bukan sekadar imajinasi, tapi sebuah pengalaman nyata yang dikenal dengan sebutan 빙박 (bingbak) atau ice camping. Aktivitas ini hanya bisa dilakukan saat musim dingin, ketika suhu ekstrem mengubah alam menjadi dunia yang beku dan menantang.

Salah satu lokasi paling populer untuk ice camping di Korea adalah Daesari Ice Field di Andong, tepatnya di aliran Sungai Gilancheon. Saat musim dingin tiba, sungai ini membeku total dengan ketebalan es mencapai sekitar 20 cm. Kondisi tersebut dianggap cukup aman untuk menopang tenda, aktivitas luar ruang, hingga kendaraan yang parkir di area tertentu. Tak heran jika tempat ini perlahan berkembang menjadi pusatnya winter camping di Korea.

Pada 10 Januari 2026 lalu, lokasi ini kembali dikunjungi para penggemar kegiatan outdoor yang ingin merasakan langsung kerasnya alam musim dingin. Dengan suhu mencapai -8 derajat Celsius dan embusan angin kencang hingga 22 meter per detik, Daesari benar-benar menguji batas kenyamanan dan ketahanan siapa saja. Dalam kondisi seperti ini, tenda bukan lagi soal tampilan keren, tapi soal struktur dan performa.

Tenda yang digunakan umumnya adalah tenda khusus dengan rangka kokoh. Pasaknya pun bukan pasak biasa, melainkan ice anchors yang bisa disekrup langsung ke permukaan es agar tenda tetap stabil saat diterpa angin. Ada juga yang menggunakan tenda pop-up model hub yang bisa berdiri sendiri tanpa pasak, tapi jenis ini biasanya berat dan memakan banyak ruang, sehingga kurang praktis untuk dibawa ke atas es.

Karena berkemah di atas es, pengunjung harus ektra waspada. (FB/Daria in Korea)

Selain berkemah, Daesari menawarkan banyak aktivitas musim dingin. Pengunjung bisa bermain sledding, skating alami di atas sungai beku, hingga berfoto dengan latar tebing es yang menjulang. Pemandangan ini sering jadi incaran fotografer dan konten kreator, karena memberikan nuansa dramatis yang sulit ditemukan di tempat lain.

Meski terdengar seru, ice camping tetap menuntut kewaspadaan tinggi. Pengelola dan pihak berwenang selalu mengingatkan pengunjung untuk memeriksa kondisi es sebelum mendirikan tenda. Ketebalan es, perubahan suhu, dan arus air di bawahnya bisa menjadi faktor risiko jika diabaikan.

Fasilitas di Daesari terbilang sederhana tapi cukup membantu. Tersedia area parkir untuk sekitar 20 mobil serta toilet sementara. Tidak mewah, tapi sudah lebih dari cukup untuk pengalaman berkemah yang memang mengandalkan alam sebagai daya tarik utama.

Bagi kamu yang mencari pengalaman liburan musim dingin di Korea yang benar-benar berbeda, ice camping di Andong bisa jadi pilihan menarik. Dingin, ekstrem, tapi tak terlupakan. Tertarik untuk mencobanya, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: