BerandaAdventurial
Rabu, 20 Jan 2026 13:00

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

Suasana di Gedung Marba kawasan Kota Lama Semarang saat dipadati wisatawan. (Inibaru.id/ Sundara)

Kunjungan wisatawan ke Kota Semarang melonjak sepanjang 2025, dengan turis asing ikut meningkat dan memberi dampak positif bagi pariwisata dan ekonomi daerah.

Inibaru.id - Masyarakat Kota Semarang patut berbangga hati karena Ibu Kota Jawa Tengah itu menjadi salah satu kota yang cukup banyak dikunjungi wisatawan sepanjang 2025. Dibanding tahun sebelumnya, jumlah wisatawan yang berkunjung juga menunjukkan tren positif dengan peningkatan yang signifikan.

Berdasarkan catatan Disbudpar Kota Semarang, jumlah kunjungan wisatawan selama 2025 lalu mencapai 8.971.530 orang. Jumlah kunjungan tersebut masih didominasi wisatawan lokal yang mencapai 8.923.868 orang. Sementara, sisanya adalah turis asing sebesar 47.662 orang.

Jika dibandingkan dengan wisatawan lokal, angka kunjungan turis asing tersebut mungkin nggak terlihat besar. Namun, kunjungan itu sejatinya sudah menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, total kunjungan wisatawan ke Kota Semarang periode 2024 tercatat sebanyak 7.345.373 orang, yang terdiri atas 7.321.077 turis lokal dan 24.296 asing. Artinya, kunjungan wisatawan asing tahun 2025 meningkat hampir dua kali lipat dibanding 2024.

Melampaui Target

Kepala Disbudpar Kota Semarang Indriyasari menyebutkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan pada 2025 telah melampaui target yang ditetapkan sebelumnya, yakni sebesar 8,2 juta wisatawan. Realisasinya, jumlah wisatawan yang berkunjung mencapai 8,9 juta orang.

"Capaian ini juga menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data dari Provinsi (Jateng)," ujar Indriyasari saat dihubungi Inibaru.id, Selasa (20/1/2026). "Peningkatan jumlah kunjungan ini tentu berdampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya pada sektor jasa, kuliner, dan perdagangan."

Iin, demikian dia biasa disapa mengatakan, salah satu magnet utama Kota Semarang sejauh ini adalah kawasan Kota Lama. Akses yang terbuka dan gratis menjadi salah satu faktor tingginya tingkat kunjungan ke kawasan heritage tersebut.

Selain nilai sejarah, kekuatan kuliner khas Kota Semarang juga dinilai berperan dalam menarik wisatawan, terutama turis domestik. Sementara, Iin menilai, peningkatan jumlah turis asing didorong salah satunya oleh banyaknya kapal pesiar yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

"Dulu, setiap kapal pesiar merapat, wisatawan asing itu langsung dibawa tur ke luar kota," ungkap Iin. "Namun, sekarang tidak lagi. Mereka berwisata di Kota Semarang terutama untuk belanja dan kuliner."

Lokawisata Utama Semarang

Sebagaimana wisatawan lokal, berdasarkan catatan Disbudpar, destinasi utama wisatawan asing ke Semarang adalah Kota Lama. Selain itu, lokawisata utama yang juga dikunjungi antara lain Lawang Sewu dan Klenteng Sam Poo Kong.

Sementara itu, untuk wisatawan lokal, destinasi utama mereka ke Semarang jauh lebih beragam, dengan lokawisata unggulan antara lain Kota Lama, Pantai Marina, Masjid Agung Jateng, Lawang Sewu, dan Awanncosta.

Selain itu, wisatawan lokal juga berkunjung ke Semarang Zoo, Gelanggang Pemuda Manunggal, Taman Mini Jateng, Puri Maerokoco, Sam Poo Kong, hingga Museum Ronggowarsito.

Lonjakan wisatawan sepanjang 2025 adalah menjadi sinyal positif bagi geliat pariwisata dan perekonomian daerah. Namun, hal itu juga sekaligus menandakan bahwa tugas berat telah menanti untuk mempertahankan tren positif itu. (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: