BerandaHits
Rabu, 20 Jan 2026 19:07

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

Color walking; aktivitas jalan-jalan sambil berburu warna tertentu. (A Healthier Michigan)

Bosan dengan rutinitas olahraga yang itu-itu saja? Cobain 'color walking'! Bukan cuma soal estetik di media sosial, aktivitas jalan kaki yang lagi viral ini ternyata punya manfaat luar biasa untuk usir stres dan melatih fokus otak lewat cara yang seru.

Inibaru.id – Pernah dengar istilah color walking? Kalau kamu sering scrolling TikTok atau Instagram, tren ini pasti sering lewat di timeline-mu. Eits, jangan salah, ini bukan sekadar jalan-jalan buat bikin konten estetik doang, Gez. Tren ini ternyata punya efek "magis" buat kesehatan mental kita.

Beda dengan jalan sehat yang biasanya bikin kita ngos-ngosan ngejar target 10 ribu langkah atau bakar kalori, color walking justru menyuruh kita buat slow down. Caranya simpel banget: pilih satu warna (misalnya kuning), lalu mulailah berjalan sambil berburu benda apa pun yang warnanya kuning di sepanjang jalan.

Kedengarannya kayak mainan anak kecil, ya? Tapi jangan salah, para ahli justru menyebut ini sebagai teknik meditasi bergerak yang oke punya!

Jurus Jitu Usir Stres

Siapa sih yang nggak pusing sama beban pikiran? Nah, menurut penelitian di jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, jalan kaki dengan penuh kesadaran (mindful) terbukti bisa meningkatkan kualitas hidup. Dr. Bangar juga bilang kalau aktivitas ini memicu hormon endorfin dan serotonin yang bikin suasana hati langsung auto-happy!

Teknik Grounding Biar Nggak Overthinking

Color walking bisa membuatmu bebas stres. (Meer)

Sering terjebak penyesalan masa lalu atau cemas mikirin masa depan? Psikolog Saba Harouni Lurie bilang kalau color walking adalah teknik grounding yang mantap. Saat mata kamu sibuk nyari warna spesifik, otak dipaksa buat fokus ke detik ini juga (present moment). Hasilnya? Overthinking minggat, kecemasan pun berkurang.

Bikin Saraf Jadi Lebih Kalem

Bukan cuma perasaan doang, secara medis pun ada penjelasannya. Fokus pada visual yang menyenangkan bakal mengaktifkan sistem saraf parasimpatis. Mengutip Hindustan Times, cara ini menurunkan kadar hormon stres (kortisol) dan bikin detak jantung lebih stabil. Tubuh kamu jadi masuk ke mode rest and digest alias santai maksimal.

Asah Fokus dan Kreativitas ala Detektif

Sering nggak fokus pas ngerjain tugas? Coba deh rutin color walking. Melatih mata buat melihat detail kecil, kayak tekstur tembok merah atau gradasi daun hijau, bikin otak kita kayak lagi "pemanasan". Selain melatih daya ingat, kamu jadi lebih jeli dalam memecahkan masalah sehari-hari.

Cara Mulai Color Walking Biar Makin "Satset":

  1. Tentukan Warna: Pilih satu warna favoritmu sebelum melangkah keluar rumah (misal: biru, jingga, atau ungu).
  2. Simpan Gadget: Biar nggak keganggu notifikasi mantan eh, maksudnya notifikasi kerjaan, taruh HP di saku. Tapi kalau mau dipakai buat motret objek warna-warni yang kamu temukan, boleh banget!
  3. Jalan Tanpa Tujuan: Nggak perlu buru-buru sampai ke finish. Nikmati saja setiap langkahnya.
  4. Perhatikan Detail: Saat ketemu warna yang dicari, lihat bentuk dan teksturnya. Rasakan betapa serunya menemukan hal-hal kecil yang biasanya terlewatkan.

Gimana, Gez? Tertarik buat nyoba sore ini? Yuk, lepas stres sejenak sambil berburu warna di sekitar rumah! (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: