BerandaHits
Sabtu, 27 Jul 2018 12:14

DPR Sahkan RUU PNBP, Berikut Pokok-Pokok Penyempurnaannya

RUU PNBP disahkan DPR. (Antara Foto/Dhemas Reviyanto)

DPR dan Menteri Keuangan mengesahkan RUU PNBP pada sidang paripurna yang digelar Kamis (26/7/2018) di Gedung DPR RI. Terdapat beberapa pokok penyempurnaan dari aturan baru tersebut.

Inibaru.id -  Rancangan Undang-Undang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) akhirnya disahkan pada Rapat Paripurna ke-32 DPR RI masa persidangan V 2017/2018 yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, Kamis (26/7/2018) di Gedung DPR RI. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati juga hadir dalam rapat paripurna tersebut.

Undang-Undang PNBP ini merupakan pengganti UU Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak yang telah berlaku selama kurang lebih 21 tahun.

“UU PNPB merupakan revisi terhadap UU Nomor 20 tahun 1997 tentang PNPB yang dalam praktiknya masih terdapat permasalahan seperti masih adanya pungutan yang tidak memiliki dasar hukum yang kuat, PNPB yang terlambat atau bahkan tidak disetor ke kas negara,” sebut Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Kamis (26/7).

Mengutip Kompas.com, Kamis (26/7), selain keterlambatan PNPB, masalah yang sering muncul yakni penggunaan langsung PNPB yang dilakukan di luar mekanisme APBN. Dengan disahkannya revisi UU PNPB, diharapkan pelaksanaan pemerintahan dapat dijalankan secara lebih akuntabel.

Sri Mulyani menambahkan, UU ini dimaksudkan untuk mewujudkan peningkatan pelayanan pemerintah yang bersih, profesional, transparan, dan akuntabel serta mendukung tata kelola pemerintah yang baik secara keseluruhan.

Liputan6.com, Kamis (26/7), menulis, adapun pokok-pokok penyempurnaan Rancangan Undang-Undang tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang telah disepakati bersama Menkeu dan DPR RI antara lain sebagai berikut: 

  1. Penyempumaan definisi dan ruang lingkup PNBP;
  2. Pengelompokan objek PNBP menjadi enam klaster, yaitu pemanfaatan sumber daya alam, pelayanan, pengelolaan kekayaan negara dipisahkan, pengelolaan barang milik negara, pengelolaan dana, dan hak negara lainnya;
  3. Pengaturan tarif PNBP dengan mempertimbangkan dampak pengenaan tarif terhadap masyarakat, dunia usaha, pelestarian alam dan lingkungan, sosial budaya, serta aspek keadilan, termasuk pengaturan kebijakan pengenaan tarif sampai dengan Rp 0 (nol rupiah) atau 0 persen (nol persen) untuk kondisi tertentu;
  4. Penguatan pengawasan Menteri Keuangan dan Menteri atau Pimpinan Lembaga dalam rangka pengelolaan PNBP;
  5. Penyempurnaan aturan pengelolaan PNBP termasuk penggunaan dana PNBP oleh instansi pengelola PNBP untuk unit-unit di lingkungan kerja dalam rangka peningkatan layanan;
  6. Penyempumaan mekanisme pemeriksaan PNBP, keberatan, keringanan (berupa penundaan pengangsuran, pengurangan dan pembebasan), dan pengembalian PNBP;
  7. Ketentuan peralihan berupa penyelesaian hak dan kewajiban Wajib Bayar yang belum diselesaikan sebelum berlakunya RUU, diberikan jangka waktu paling lambat enam bulan sejak RUU PNBP mulai berlaku untuk diselesaikan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan sebelum RUU PNBP. 

Semoga harapan pemerintah atas aturan baru PNBP itu tercapai ya, sobat Millens. (IB11/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: