BerandaHits
Minggu, 7 Mar 2026 09:01

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

Wisata Alam Kalikesek di Desa Sriwulan, Kendal. (Rian Nunung Pujiantoro)

Dengan pendapatan sampai Rp1,4 miliar pada 2025 lalu, warga desa Sriwulan tempat wisata alam Kalikesek berada pun mendapatkan tunjangan hari raya (THR) Rp1 juta per kepala keluarga.

Inibaru.id – Warga Semarang dan sekitarnya pasti tahu banget tentang wisata alam Kalikesek. Tempat wisata alam yang berlokasi di Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kendal ini dikenal jadi jujugan wisata anak-anak sekolah, perkumpulan PKK, atau keluarga karena memiliki pemandangan alam yang asri.

Dampak dari popularitas wisata alam Kalikesek ini nggak hanya positif bagi pengelolanya. Warga desa di mana lokasi wisata ini berada, yaitu Desa Sriwulan, juga kecipratan bahagia. Jelang Hari Raya Idulfitri misalnya, setiap kepala keluarga (KK) yang tinggal di desa ini bahkan sampai diberi tunjangan hari raya (THR) dari tempat wisata tersebut.

Hal ini dikonfirmasi oleh pengelola dari tempat wisata tersebut, Arik. Setiap hari, wisata alam Kalikesek rata-rata dikunjungi 1.000 sampai 1.500 orang. Dampaknya, pendapatan tempat wisata alam itu mencapai Rp1,4 miliar per 2025. Jumlah ini naik drastis dari pendapatan tahun sebelumnya yang "hanya" Rp1 miliar.

Pemasukan fantastis ini kemudian dikelola dengan baik untuk perawatan dan pengembangan tempat wisata. Selain itu, sebagian juga dialokasikan untuk menyediakan THR bagi 255 KK di desa tersebut. Jumlah THR-nya pun cukup banyak, Gez, yakni Rp1 juta per KK!

“Angka THR ini naik dari tahun 2025 yang hanya Rp750 ribu dan tahun 2024 yang hanya Rp500ribu,” terang Sekretaris Desa Sriwulan Nur Abidin sebagaimana dinukil dari Kompas, Jumat (6/3/2026).

Balai Desa Sriwulan, desa di mana wisata alam Kalikesek berada. (Google Street View)

Nggak hanya warga desa yang mendapatkan THR karena dianggap berjasa menjaga alam dan kebersihan, sesuatu yang bikin wisata alam Kalikesek terus didatangi pengunjung, pihak LINMAS, RT, RW, hingga BPD juga mendapatkan THR dengan jumlah yang lebih banyak. Maklum, mereka punya peran tersendiri dalam memajukan desa.

Yang pasti, bagi warga desa Sriwulan yang sebagian besar memiliki mata pencaharian sebagai petani, adanya THR ini tentu sangat membahagiakan mereka.

“Bisa kami pakai buat membeli keperluan Lebaran seperti baju baru, atau kebutuhan sekolah anak,” ungkap salah seorang warga bernama Udin.

Yang lebih keren, warga ternyata nggak hanya mendapatkan THR dari kemajuan wisata alam Kalikesek ini. Pemerintah desa (Pemdes) kini mampu mengelola sejumlah program sosial, khususnya bagi warga yang sedang tertimpa musibah atau sedang sakit. Intinya sih, mereka bakal dibantu dengan sejumlah uang atau diberi sembako agar bisa tetap bertahan di tengah musibah.

Desa Sriwulan juga kini dimanjakan dengan sejumlah program lain seperti adanya pengelolaan sampah atau koperasi simpan pinjam. Hal ini menandakan kalau pemerintah desa tersebut memang berfungsi dengan baik, ya, Gez?

Kalau sudah begini, nggak ragu lagi deh buat sering-sering meramaikan wisata alam Kalikesek. Selain tempatnya memang bagus, ternyata dampak keberadaan wisata alam ini sangat bermanfaat bagi warganya. Setuju? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: