BerandaHits
Jumat, 15 Okt 2020 13:00

Di Tempat Ini, Orang Meninggal Nggak Boleh Dikubur

Ilustrasi - jenazah orang meninggal tidak dikubur. (Flickr/Alberto Wijaya)

Sejak 1950, masyarakat kota ini dilarang menguburkan jenazah orang meninggal. Jenazah bahkan harus diterbangkan ke luar pulau. Di manakah tempat ini?

Inibaru.id – Di Indonesia, jika ada orang yang meninggal, maka prosesi pemakaman pun akan segera dilakukan. Tapi, di sebuah tempat di ujung utara bumi, ada peraturan yang justru melarang orang yang meninggal untuk dikubur. Di manakah tempat itu?

Tempat ini bernama Longyearbyen. Kota ini masih masuk dalam wilayah Norwegia. Hanya, lokasinya nggak ada di Eropa daratan, melainkan di Kepulauan Svalbard, salah satu wilayah terdekat dengan Kutub Utara. Di tempat ini, cuaca ekstrem sudah biasa terjadi. Suhu udara yang mencapai minus puluhan derajat Celcius juga bukan hal baru.

Longyearbyen dekat dengan Kutub Utara. (Flickr/smudge9000)

Di tempat ini, kamu juga bisa melihat fenomena yang sangat unik, yakni matahari yang terus bersinar dan nggak ada malam hari selama lima bulan. Hal ini biasanya terjadi di musim panas. Karena alasan inilah Longyearbyen dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit. Padahal, untuk mencapainya, diperlukan penerbangan dengan waktu berjam-jam dari Ibu Kota Norwegia, Oslo.

Kota ini hanya dihuni oleh sekitar 2.000-an penduduk. Kebanyakan warganya masih keturunan langsung dari Bangsa Viking. Kultur Viking yang masih sangat kuat inilah yang menjadi daya tarik utama di kota tersebut.

FYI, nih, Millens, peraturan melarang jenazah untuk dikubur di kota ini sudah berlaku sejak 1950. Nggak hanya tidak boleh dikubur, jenazah bahkan harus diterbangkan dengan pesawat kargo dari Norwegian Air atau Scandinavian Air System (SAS) ke Norwegia daratan.

Longyearbyean menjadi kota tanpa permakaman. (Flickr/ Christopher Michel)

Meski terlihat nggak manusiawi, ternyata ada lo alasan mengapa aturan ini diterapkan. Suhu yang sangat dingin di Longyearbyen ternyata membuat jenazah yang dikubur nggak akan bisa terurai. Justru, jenazah akan menjadi mumi dan terus berada dalam kondisi utuh.

Pada 1920-an lalu, masyarakat kota ini mengalami wabah flu yang cukup parah. Penyebabnya? Ternyata dari virus yang berasal dari jasad-jasad orang yang sudah dikubur namun masih utuh. Hal inilah yang membuat peraturan dilarang menguburkan jenazah diterapkan. Bisa dipastikan nggak ada kuburan di sini.

Untungnya, biaya penerbangan jenazah ke Norwegia daratan digratiskan oleh pemerintah setempat. Jadi, keluarga yang berduka nggak perlu mengeluarkan uang.

Sebuah budaya yang sangat unik, ya Millens? (Det/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Lezatnya Mi Ayam Ceker Pak Kawit yang Melegenda di Pusat Kota Semarang

16 Jan 2026

Rupiah Masuk Daftar 5 Besar Mata Uang Terlemah di Dunia

16 Jan 2026

Kembali Didera Banjir, Warga Desa Wonorejo Memilih Bertahan di Rumah

16 Jan 2026

Bertahan dalam Banjir; dari Alasan Merawat Ternak hingga Menjaga Anggota Keluarga

16 Jan 2026

Yuk, Intip Tradisi Leluhur 'Nabung' Air Hujan yang Mulai Terlupakan

16 Jan 2026

Jateng Nol Desa Sangat Tertinggal, Kini Ribuan Berstatus Mandiri dan Maju!

16 Jan 2026

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: