Inibaru.id - Pantai Ujung Negoro di Kabupaten Batang bisa dibilang sebagai salah satu destinasi yang cocok untuk “menepi sejenak” dari rutinitas. Terletak di Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, pantai ini berjarak sekitar 14 kilometer dari pusat Kota Batang.
Aksesnya cukup mudah, jalannya sudah beraspal, dan bisa ditempuh dengan motor maupun mobil. Meski berada di pesisir utara Jawa Tengah, suasana yang ditawarkan terasa berbeda dari pantai-pantai utara pada umumnya.
Salah satu daya tarik utama Pantai Ujung Negoro adalah bentuk alamnya. Pantai ini berupa teluk yang dikelilingi bukit-bukit karang dengan tebing curam yang menjulang. Pemandangan seperti ini terbilang langka di kawasan pantura yang identik dengan pantai landai dan dataran rendah.
Tebing-tebing tersebut menciptakan lanskap dramatis, apalagi saat ombak Laut Jawa pecah di antara karang-karang besar. Garis pantainya sendiri cukup landai, sehingga aman untuk berjalan santai atau bermain air di tepi pantai.
Nggak cuma memiliki pemandangan alam aduhai, Pantai Ujung Negoro juga sarat dengan nilai sejarah dan religi. Di kawasan pantai terdapat makam Syekh Maulana Maghribi, tokoh yang dipercaya sebagai salah satu penyebar agama Islam di wilayah tersebut.
Tak heran jika selain wisatawan, banyak peziarah yang datang, terutama pada hari-hari besar keagamaan. Nuansa spiritual yang kuat membuat kunjungan ke Ujung Negoro tidak hanya soal menikmati pemandangan, tetapi juga sebagai ajang refleksi dan ketenangan batin.
Tak jauh dari area makam, terdapat Gua Aswatama yang kerap dikaitkan dengan cerita-cerita kuno masyarakat setempat. Kombinasi wisata alam, religi, dan sejarah inilah yang menjadi ciri khas pantai ini.
Dari sisi aktivitas, Pantai Ujung Negoro cukup ramah untuk berbagai kalangan. Ombaknya relatif tenang, sehingga anak-anak bisa bermain air dengan lebih aman. Banyak pengunjung memancing di sekitar karang, berjalan menyusuri pantai, atau sekadar duduk santai di gazebo sambil menikmati angin laut. Beberapa wahana seperti speed boat atau jetski juga tersedia bagi yang ingin merasakan sensasi berbeda.
Fasilitas di pantai ini terbilang memadai. Tersedia area parkir, toilet umum, mushola, warung makanan lokal, hingga kafe yang belakangan cukup populer untuk nongkrong sambil menikmati senja.
Soal biaya, Pantai Ujung Negoro termasuk ramah di kantong. Tiket masuk sekitar Rp5.000 per orang, dengan biaya parkir yang murah. Bahkan, pengunjung masih bisa menikmati kuliner khas seperti nasi megono dengan harga yang sangat terjangkau.
“Parkir sepeda motor Rp1.000, kalau mobil Rp3 ribu. Kalau pengin mencicipi nasi megono, harganya cuma Rp4 ribu,” terang pekerja sebuah perusahaan swasta di Kota Semarang yang berasal dari wilayah yang nggak jauh dari pantai ini dan kerap main ke sana saat pulang kampung, Ayu Pratiwi pada Jumat (23/1/2026).
Dengan segala kelebihan tersebut, Pantai Ujung Negoro menawarkan pengalaman wisata yang sederhana, alami, dan menenangkan. Tertarik untuk main ke sana, Gez? (Arie Widodo/E07)
