BerandaHits
Senin, 27 Mar 2022 09:29

Barang-Barang Impor yang Bikin Jokowi 'Ngomel'

Presiden Joko Widodo saat membuka Sidang ke-144 Inter Parliamentary Union (IPU) di Bali International Convention Center (BICC), Badung, Bali, Minggu (20/3/2022). (Tangkapan layar youtube resmi sekretariat Presiden via Detik)

Baru-baru ini Presiden Joko Widodo mengungkapkan kejengkelannya pada sejumlah kementerian yang kerap melakukan impor bahkan untuk barang sepele. Dia memperingatkan para petinggi BUMN untuk mengakhiri kebiasaan itu. Memang barang impor apa saja sih yang bikin Jokowi geregetan?

Inibaru.id - Kejengkelan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu disampaikan di sela memberikan arahan kepada Menteri, Kepala Lembaga, Kepala Daerah, dan BUMN tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Provinsi Bali, Jumat (25/3/2022). Dia menemukan banyak lembaga pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang masih doyan impor barang dari luar negeri.

“Uang-uang APBN, uang rakyat, uang kita sendiri kok dibelikan barang impor. Kita ini gimana sih kadang-kadang? Aduh. Saya detailkan lagi, geregetan saya,” tegas Jokowi, Jumat (25/3).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan, anggaran negara untuk pengadaan barang dan jasa begitu besar, masing-masing yakni pemerintah pusat Rp 526 triliun, pemerintah daerah Rp 535 triliun, dan BUMN Rp 420 triliun. Hal ini juga menjadi keprihatinannya.

“Cek yang terjadi, sedih saya. Belinya barang-barang impor semuanya. Padahal kita memiliki untuk pengadaan barang dan jasa, anggaran modal pusat itu Rp 526 triliun. [Pemerintah] daerah, Pak Gub, Pak Bupati, Pak Wali Rp 535 triliun, lebih gede di daerah. Ini duit gede banget, besar sekali,” tandas Jokowi.

Menurutnya, jika anggaran tersebut sebanyak 40 persen saja dibelanjakan barang dan jasa buatan dalam negeri, maka bisa memompa pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurut perhitungan Jokowi, paling nggak pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa terangkat lebih dari 2 persen jika uang negara dibelanjakan di dalam negeri.

“Kok enggak kita lakukan? Bodoh sekali kita kalau enggak melakukan ini, malah beli barang-barang impor. Mau kita terus-teruskan? Ndak, nggak bisa. Kalau kita beli barang impor, bayangkan Bapak-Ibu semuanya, kita memberi pekerjaan kepada negara lain. Duit kita berarti capital outflow, keluar. Pekerjaan ada di sana, bukan di sini,” bebernya.

Daftar Barang Impor yang Bikin Jokowi Sebal

CCTV juga menjadi salah satu barang impor. (The Next Web)

Jokowi kemudian membeberkan sejumlah barang impor yang masih suka dikonsumsi pakai uang rakyat, salah satunya adalah CCTV.

“Coba CCTV, beli impor. Di dalam negeri ada yang bisa produksi. Apa-apaan ini? Dipikir kita bukan negara yang maju, buat CCTV aja beli impor,” sebutnya.

Bukan cuma itu. Jokowi juga sebal ketika menemukan adanya seragam dan sepatu yang diimpor dari luar negeri untuk digunakan polisi dan tentara.

“Seragam dan sepatu tentara dan polisi, beli dari luar. Kita ini produksi di mana-mana bisa, jangan diterus-teruskan,” bebernya.

Sudah? Belum. Masih ada sejumlah kementerian yang kena omelan. Jokowi secara terang-terangan menyenggol Menteri Kesehatan yang membeli alat-alat kesehatan buatan luar negeri.

“Alkes, Menteri Kesehatan, tempat tidur untuk rumah sakit, produksi saya lihat di Jogja ada, Bekasi, Tangerang ada, beli impor. Mau kita terus-teruskan? Silakan. Nanti mau saya umumkan kok. Saya kalau sudah jengkel, ini tak umumin nanti. Ini rumah sakit daerah beli impor, Kementerian Kesehatan masih impor, tak baca nanti. Karena sekarang ternyata gampang banget itu, detail harian sekarang bisa saya pantau betul,” ungkapnya.

Nah, Menteri Pertanian juga ikutan disinggung, Millens. Alasannya, sejumlah peralatan pertanian justru diimpor, padahal alat tersebut bisa diproduksi di dalam negeri.

“Alsintan, Menteri Pertanian, traktor-traktor kayak gitu bukan hi-tech saja impor. Jengkel saya. Saya kemarin kan dari Atambua menanam jagung. Saya lihat ada traktor, ada alsintan, saya waduh. Enggak boleh ini, Pak Menteri, enggak boleh,” ucapnya.

Benda lain yang juga banyak diimpor adalah peralatan tulis. Jokowi kemudian meminta agar impor alat tulis menggunakan uang rakyat segera dihentikan.

“Pensil, kertas, saya cek impor, bolpoin, ini apa ini kita? Kadang-kadang saya mikir, ini kita ngerti enggak sih hal-hal seperti ini? Jangan-jangan kita semua ini tidak kerja detail, sehingga tidak mengerti bahwa yang dibeli itu barang impor. Buku tulis impor, jangan ini diteruskan, setop,” tandasnya.

Selain itu, Jokowi juga masih menemukan adanya impor bangku untuk keperluan pendidikan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Urusan masa beli bangku, beli kursi mau impor kita. Laptop, mau impor kita. Kita sudah bisa bikin semuanya itu, sudah bisa bikin semuanya. Sudahlah, jangan diterus-terusin,” tegasnya.

Nah, ke mana perginya jargon "Aku Cinta Produk Indonesia" yang dulu selalu digaungkan ya, Millens? (Kom/IB21/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: