BerandaHits
Kamis, 19 Sep 2018 16:06

Kalau Air Nggak Bisa Habis, Kenapa Harus Berhemat?

Kelangkaan air bersih. (Cnnindonesia.com)

Air kan nggak bisa habis. Kenapa banyak yang gembar-gembor hemat air?

Inibaru.id - Sebagian orang sangat getol untuk melakukan penghematan air. Apalagi bila musim kemarau melanda, mereka yang tinggal di wilayah sulit air akan mengirit penggunaan air. Padahal, para ilmuwan sudah mengatakan kalau air nggak bakal habis karena selalu bisa diperbarui.

Yap, air memang nggak bakal habis. Namun, kualitas air bisa mengalami perubahan. Hal ini seperti yang disampaikan staf pengajar Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta Widodo Brontowiyono.

"Jumlah air di bumi itu konstan, tidak berkurang atau habis. Tapi, mengalami perubahan energi sesuai hukum termodinamika," terang Widodo.

Menanggapi kasus langkanya air saat musim kemarau, Widodo menjelaskan kelangkaan itu nggak disebabkan air yang habis tapi karena distribusi air yang nggak merata. Di satu tempat, air bersih yang tersedia sangatlah cukup, sedangkan di tempat lain sebaliknya.

Kendati air nggak bakal habis, menghemat air tetap penting dilakukan, Millens. Menurut Widodo, kualitas air bersih yang ada saat ini sudah menurun karena pola hidup yang jelek dan global warming. Nah, untuk menjaga kualitas air bersih agar nggak terus turun, menghemat air bisa jadi salah satu caranya.

“Semakin kaya seseorang maka kebutuhan airnya akan semakin banyak, tidak hanya mandi tetapi juga untuk mencuci mobil (kendaraan) misalnya. Pabrik-pabrik yang dibangun juga mempunyai nilai konsumsi air bersih lebih tinggi,” ungkapnya kepada Inibaru.id lewat telepon.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghemat air. Pertama, kurangi atau batasi konsumsi air bersih.

“Ada dua cara untuk mengurangi atau mencegah konsumsi air bersih terlalu banyak yaitu dengan kesadaran dan peningkatan harga air. Kalau harga air meningkat, masyarakat akan sadar dan mulai berhati-hati dalam menggunakan air. Tapi hal tersebut akan bertentangan dengan hak asasi manusia karena air merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dikomersialisasi,” kata Widodo.

Selain membatasi konsumsi air, kamu juga disarankan menekan produksi limbah rumah tangga. Hal ini sangat berpengaruh karena produksi limbah yang berlebih bisa mengakibatkan pencemaran air sehingga kualitasnya menurun.

Pemanfaatan sumber daya lain ataupun alih energi juga bisa menjadi solusi, lo. Widodo mengatakan, saat ini, masyarakat masih bergantung pada sumber air tanah dan air sungai. Padahal, mereka juga bisa memanfaatkan air hujan.

“Air hujan juga bisa dipakai kok, tapi mayoritas orang beranggapan kalau air hujan tidak sehat untuk digunakan. Padahal, jika diolah, air itu bisa jadi pengganti sumber air bersih,” ungkapnya.

So, tunggu apa lagi? Yuk, hemat air supaya nggak terjadi krisis air bersih! (Kholid Awr/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: