BerandaFoto Esai
Senin, 23 Mei 2021 09:00

Goa Rong View, Si Molek yang Terus Bersolek dari Kabupaten Semarang

Goa Rong bukanlah tempat wisata baru di Tuntang, Kabupaten Semarang. Namun, belakangan tempat ini selalu masuk daftar kunjung wisatawan, khususnya anak muda, lantaran semakin banyak spot menarik sini. Inilah wujud baru lokawisata alam yang kini lebih dikenal sebagai Goa Rong View tersebut.<br>

Inibaru.id - Menjelang sore, hujan terlihat akan turun saat saya dalam perjalan ke Goa Rong View di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Bertolak dari Kota Salatiga yang hanya berjarak sekitar 15 kilometer dari tempat tersebut, tentu saja saya cemas. Bakal sia-sia berkunjung ke lokawisata yang menampilkan lanskap alam sebagai daya tariknya itu pada cuaca seperti ini.

Namun, rupanya keberuntungan tengah memihak saya yang telah merencanakan daycation ini sejak beberapa bulan lalu. Sepuluh menit berkendara, langit di timur laut berangsur cerah. Lega. Perjalanan menembus kebun karet dan kopi menuju Goa Rong View terasa ringan sekali.

Sesuai perkiraan, nggak sampai setengah jam saya telah tiba di lokawisata yang lumayan tersembunyi ini. Letaknya berada di puncak bukit. Saat di parkiran, saya sudah bisa melihat Rawapening, tempat wisata lain di Kabupaten Semarang, yang tampak anggun dari kejauhan.

Dari titik yang sama, jika langit cerah tanpa awan, kamu juga bisa melihat Gunung Ungaran, Merbabu, dan Telomoyo, yang terlihat megah di kejauhan. Sayang, saat tiba di lokasi, saya kurang puas menikmatinya karena beberapa gumpal awan cukup menutupi pandangan mata saya.

Rupanya sore itu bukan cuma saya yang berniat menikmati senja di Goa Rong View. Mobil dan motor tampak berderet rapi di parkiran. Pun saat berada di spot untuk menikmati sunset. Hampir tiap sudut terdapat pengunjung, yang sebagian besar di antaranya adalah pasangan muda-mudi.

Sebagian dari mereka tampak hanya duduk-duduk, mengobrol, sembari menanti senja tiba. Namun, nggak sedikit pula yang tengah mematut diri, sibuk berswafoto, khususnya yang berada di atas jembatan kaca, spot baru yang wajib dikunjungi kalau kamu ke sini.

Dian, salah seorang pelajar asal Kota Salatiga yang berada sekitar sepelemparan batu dari saya, juga tampak sangat menikmati tempat wisata tersebut. Mengaku baru kali pertama ke Goa Rong View, dia terlihat nggak pengin menyia-nyiakan kunjungannya itu.

“Terkesan banget sama pemandanganya," aku Dian sembari sesekali melirik ponselnya, melihat hasil swafoto yang berlatar lanskap Kabupaten Semarang. "Danaunya (Rawapening) terlihat dari sini. Gunungnya juga. Ada jembatan kaca yang lagi hits di Instagram ini pula.”

Dian yang datang bersama gebetannya mengaku nggak menyesal harus merogoh kocek sebesar Rp 20 ribu per orang untuk menebus tiket masuk. Menurutnya, harga itu sepadan dengan apa yang disajikan di lokawisata ini. Saya sepakat.

Terlebih, fasilitas di Goang Rong View terbilang lengkap. Tempat MCK, salat, hingga makan tersedia. Lokawisata molek ini memang kentara sekali tengah bersolek. Dibanding kunjungan saya sebelumnya, tempat ini jauh lebih baik sekarang.

Restoran, coffee shop, dan spot swaoto di sini memang tampak masih baru karena sepertinya baru saja direnovasi. Arif, salah seorang pengelola Goa Rong View, mengiyakannya.

“Kami memang baru saja merenovasi tempat ini di akhir tahun lalu. Semula nggak ada jembatan kaca dan tempat bersantai di atas bukit,” bebernya.

Arif menambahkan, sejak renovasi kelar, kunjungan wisatawan ke Goa Rong View memang terus meningkat, khususnya dari kalangan anak muda. Kunjungan ini kian meningkat pada akhir pekan.

"Ya, akhir pekan pengunjung bisa membludak," kata dia.

Untuk menekan penyebaran Covid-19, Arif mengungkapkan, pengelola Goa Rong View cukup memberi penekanan pada protokol kesehatan. Kapasitas pengunjung juga dibatasi sebesar 40 persen saja.

Kamu yang tengah penat dengan rutinitas sehari-hari di perkotaan, mampirlah sejenak ke sini. Dari pusat Kota Semarang, Goa Rong View hanya berjarak sekitar 45 kilometer ke arah selatan, kok. Eits, tapi ingat, tetap kenakan masker dan jaga jarak ya, Millens! (Triawanda Tirta Aditya/E03)

Lokawisata Goang Rong View dari ketinggian, diapit oleh pohon-pohon karet dan kopi.<br>
Kamu bisa bersantai disini sambil menikmati Rawapening yang terbentang di hadapan.<br>
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada sore atau pagi hari. Pemandangannya bagus banget.<br>
Lapar? Ada restoran outdoor dan indoor juga di sini.<br>
Dengan menu yang menggugah selera, cukuplah cemal-cemil untuk mengganjal perut.<br>
Bayangkan, bersama gebetan, menikmati senja sembari makan berdua dengan view utama lanskap Rawapening dan Gunung Ungaran. Ciamik, bukan?<br>
Menjelang sunset, saatnya mencari spot terbaik.<br>
Kalau pengin staycation, kamu juga bisa menyewa resor di sini.<br>
Kebun karet sepanjang perjalanan menuju Goa Rong View bikin mata rileks, men!<br>
Nggak terlalu jauh dari pusat kota, daycation di tempat ini juga bisa dilakukan, kok.

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

BRIN Targetkan Luncurkan Satelit NEO-1 pada Januari 2027, Tonggak Kemandirian Teknologi Antariksa Indonesia

13 Jul 2026

Indonesia dan India Berkolaborasi Konservasi Candi Prambanan, Perkuat Pariwisata Budaya Kelas Dunia

14 Jul 2026

Warisan Sejarah Indonesia Kembali, Dua Arca Buddha Kuno Dipulangkan dari AS

14 Jul 2026

4 Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Makanan Berbahan Tepung Tapioka Terbaik 2026 Versi Taste Atlas

15 Jul 2026

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: