BerandaCOVID 19
Kamis, 21 Jul 2021 18:57

Tragis, Covid-19 di Indonesia Telah Renggut 545 Dokter dan 445 Perawat!

Lebih dari 500 dokter sudah gugur akibat pandemi Covid-19 di Indonesia. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Nggak hanya pasien, para tenaga kesehatan (nakes) juga berisiko besar terpapar Covid-19. Faktanya, sudah ada 545 dokter dan 445 perawat yang gugur karena berjibaku mengatasi pandemi.

Inibaru.id – Sejak awal 2020 hingga kini, Juli 2021, angka kasus kematian dokter yang berada di garis depan pertarungan dengan pandemi Covid-19 sangatlah tinggi. Tercatat, sudah ada 545 dokter yang gugur. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pun meminta pemerintah lebih serius menangani pandemi agar korban nggak lagi berjatuhan.

Data 545 dokter yang meninggal ini berasal dari Maret 2020 sampai 17 Juli 2021 lalu. Bahkan, khusus untuk Juli 2021 ini saja, 114 dokter meninggal. Angka ini lebih dari dua kali lipat dari angka dokter yang meninggal akibat Covid-19 pada Juni 2021 yang mencapai 51 orang. Varian Delta yang menyebar dengan jauh lebih cepat ikut mempengaruhi kenaikan angka kematian ini.

Sebagian besar kasus kematian dokter karena Covid ada di Pulau Jawa. Realitanya, di pulau inilah penyebaran Covid-19 berlangsung dengan sangat cepat sehingga membuat rumah sakit penuh. Tenaga kesehatan (nakes) seperti dokter dan perawat pun kewalahan menangani banyaknya orang yang membutuhkan bantuan medis.

Kebanyakan dokter yang meninggal berjenis kelamin laki-laki. Mereka memang bertugas di area di mana para pasien Covid-19 diisolasi. Jumlah dokter perempuan yang bertugas di kawasan tersebut lebih sedikit.

Dokter umum jadi yang paling berisiko terpapar Covid-19 selama bertugas. Dokter lain yang memiliki risiko cukup tinggi adalah di bidang spesialis obstetric dan ginekologi, penyakit dalam, anak, dan bedah. Banyak dokter spesialis yang nggak diminta untuk menangani Covid-19 karena faktor usia dan memiliki penyakit sehingga mereka berisiko ikut jadi korban.

Nggak hanya dokter, perawat juga banyak yang gugur karena Covid-19. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Masalahnya, di balik banyaknya pasien yang terus berdatangan ke rumah sakit, jumlah tenaga kesehatan yang menanganinya juga nggak ikut bertambah. Hal ini membuat beban kerja mereka pun jadi sangat tinggi. Dampaknya nggak main-main, lo Millens, mereka bisa kelelahan dan mengalami burnout. Padahal, hal ini bisa membuat sistem imun tubuh jadi ikut turun.

Selain dokter, perawat juga mengalami nasib setali tiga uang. Kalau menurut data Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) per 18 Juli 2021 lalu, sudah ada 445 perawat yang meninggal karena Covid-19. Pemicunya juga sama dengan yang dialami para dokter, yakni kelelahan fisik dan mental yang berimbas pada lemahnya daya tahan tubuh. Padahal, mereka bekerja di lokasi di mana penularan penyakit paling memungkinkan untuk terjadi.

IDI sebenarnya nggak diam saja melihat hal ini. Mereka sudah menerbitkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo pada Juni 2021. Isinya terkait kondisi fasilitas kesehatan yang kurang memadai dan beban kerja tenaga kesehatan yang sudah sangat berlebihan. Mereka pun meminta pemerintah melakukan kebijakan untuk mengendalikan pandemi agar sistem kesehatan Indonesia nggak sampai kolaps.

Kalau sampai para dokter dan tenaga kesehatan terus berguguran, dampaknya nggak main-main, lo, Millens. Nanti, siapa orang yang bisa merawat kita kalau membutuhkan bantuan kesehatan, apapun penyakitnya? Tetap jaga protokol kesehatan demi membantu menekan angka penularan Covid-19, ya? (Vic/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: