BerandaCOVID 19
Minggu, 26 Des 2020 10:05

Selama Pandemi, 67 Persen Masyarakat Mengalami Depresi

Pandemi bikin orang depresi. (Pexels/ Medcom)

Psikiater RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta dan RSI Cempaka Putih, Agung Frijantomelakukan survei prisokolosi masyarakat selama pandemi melanda. Hasilnya, 67 persen mengalami depresi.<br>

Inibaru.id - Psikiater RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta dan RSI Cempaka Putih, Agung Frijanto mengemukakan hasil survei 5 bulan setelah pandemi, bahwa 67 persen orang mengalami depresi dan 75 persen trauma.

"Hasil survei itu menunjukkan, masalah psikologis terbanyak pada usia 17 sampai 29 tahun. Jadi, memang usia produktif yang terbanyak," ujar Agung di acara Online Talkshow dengan Tema Anti Depresi di Kala Pandemi Kamis (24/12).

Agung menjelaskan, analisis survei 4010 pun, ada yang cukup mencengangkan. Karena 1 dari 5 orang memiliki pikiran bunuh diri. Pikiran kematian terbanyak itu, menghinggapi usia 18 sampai 29 tahun. Jadi, lagi-lagi masih usia produktif.

Memang fenomena bunuh diri ini sudah terjadi di dunia. Bahkan setiap 40 detik di dunia ada yang bunuh diri.

Stres dalam hasil survei ketika pandemi disebabkan adanya arus informasi tentang Covid-19. Maka dia minta kepada semua orang agar bijak dalam membaca berita.

"Apalagi kan sekarang hoaks berseliweran dimana-mana, ini memicu stres," katanya.

Depresi selama pandemi juga disebabkan karena arus informasi tentang covid-19. (Netdoctor.com/ Medcom)<br>

Gejala Stres

Agung Frijianto juga mengungkapkan depresi dipengaruhi oleh tiga faktor. Yakni, biologis, psikologis, dan spiritual. Faktor psikologis ada hubungannya dengan faktor sosial bagaimana pola asuh. Sementara faktor spiritual punya pengaruh pada nilai-nilai religi.

"Selain reaksi fisik dan psikologis. Psikosomatik juga. Kayak Baper, gampang marah, susah tidur hati-hati gejala depresi," katanya.

Agung menjelaskan, 10 gejala psikosomatik paling sering terjadi pada pasien depresi dan cemas. Yakni, jantung berdebar-debar, perasaan tidak nyaman atau nyeri lambung, kelelahan atau merasa kurang tenaga, nyeri dan rasa tegang di leher dan bahu, sering merasa pusing, kelelahan walaupun tidak sedang bekerja, kembung dan merasa banyak gas di lambung, rasa nyeri di dada atau sekitar jantung, rasa gemetar, dan ada suara berdengung di telinga atau kepala.

Tips Mengelola Stress

Agung bagi tips supaya kita lebih pintar mengelola stress. Yakni yang harus dilakukan adalah informasi, relaksasi, manajemen aktivitas dengan membuat jadwal, terhubung dengan sekitar, berbicara tentang perasaan anda pada orang yang dipercaya. "Hubungi layanan kesehatan kalau mulai merasakan stres dan gunakan aplikasi," katanya.

Untuk muslim, lakukan kegiatan spiritual seperti mengaji dan salat. Selain itu bisa melakukan Yoga juga sambil mendengarkan musik.

Menjaga kesehatan jiwa di tengah pandemi, kata dia, sangat penting dilakukan. Karena, stres mempengaruhi kesehatan dan imunitas tubuh.

Semoga kita semua selalu waras ya, Millens. (IB28/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Lezatnya Mi Ayam Ceker Pak Kawit yang Melegenda di Pusat Kota Semarang

16 Jan 2026

Rupiah Masuk Daftar 5 Besar Mata Uang Terlemah di Dunia

16 Jan 2026

Kembali Didera Banjir, Warga Desa Wonorejo Memilih Bertahan di Rumah

16 Jan 2026

Bertahan dalam Banjir; dari Alasan Merawat Ternak hingga Menjaga Anggota Keluarga

16 Jan 2026

Yuk, Intip Tradisi Leluhur 'Nabung' Air Hujan yang Mulai Terlupakan

16 Jan 2026

Jateng Nol Desa Sangat Tertinggal, Kini Ribuan Berstatus Mandiri dan Maju!

16 Jan 2026

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: