BerandaAdventurial
Rabu, 15 Jan 2019 15:15

Jangan Abai dengan Aturan saat Mengunjungi Benteng Pendem Ambarawa!

Bangunan Benteng Pendem Ambarawa menyisakan keindahan pasca-kolonial. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Nggak asal eksis di berbagai spot, menaati aturan yang berlaku di tempat wisata juga perlu kita lakukan saat traveling, nggak terkecuali saat berkunjung ke Benteng Pendem Ambarawa.

Inibaru.id – Sobat Millens pernah mengunjungi Benteng Fort Willem I atau lebih dikenal dengan sebutan Benteng Pendem Ambarawa? Kalau sudah, pasti kamu sepakat kalau bangunan peninggalan Belanda itu masih terlihat indah di masa yang sudah cukup senja, bukan?

Namun, buat kamu yang belum pernah ke sana, saya akan berbagi sedikit pengalaman saat berkunjung ke sana belum lama ini.

Cukup dengan biaya parkir sebesar Rp 5.000 saja, saya sudah bisa menikmati benteng yang sebagian masih berfungsi sebagai pemukiman warga ini. Tempatnya asyik dan instagenik.

Saya dibuat kagum dengan arsitektur bangunannya begitu masuk wilayah benteng. Bangunannya masih terlihat kokoh meski sudah berusia ratusan tahun. Pada beberapa sudut memang terlihat bangunan yang mulai roboh dan ditumbuhi rumput liar. Namun, saya tetap kagum dengan eksotisme Benteng Pendem Ambarawa.

Masjid sebagai salah satu fasilitas di Benteng Pendem Ambarawa. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Beberapa lama berada di Benteng Pendem, saya justru lebih tergelitik dengan ulah beberapa pengunjung. Kendati sudah ada larangan untuk menaiki lantai dua, masih tampak beberapa pengunjung yang nekat menaikinya, baik untuk sekadar mengambil gambar atau video.

Hm, tampaknya adagium “Peraturan dibuat untuk dilanggar” masih berkembang nih! Entah nggak melihat papan larangan yang terpasang terang di beberapa titik atau memang nggak peduli, yang pasti pengunjung masih tampak bernarsis ria di lantai dua.

Imbauan bagi pengunjung terpasang di beberapa titik benteng. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Perlu kamu tahu, lantai dua benteng saat ini difungsikan sebagai tempat tinggal beberapa pegawai Lapas Kelas II A Ambarawa. Larangan sengaja dikeluarkan warga setempat karena merasa kenyamanan dan privasi mereka terenggut. 

Marmi, seorang penjaga parkir benteng yang juga tinggal di lantai dua, mengaku beberapa kali menegur pengunjung yang masih saja menaiki lantai dua.

“Terkadang saya tegur, tapi saya nggak bisa selalu mengawasi gerak-gerik pengunjung di dalam karena harus menjaga parkir,” tutur Marmi.

Menurutnya, peraturan yang sudah terpasang seharusnya bisa ditaati pengunjung.

"Mereka yang datang kan kebanyakan sudah dewasa!" seru dia.

Nah, dengarkan keluhan mereka ya, Sobat Millens. Kamu masih bisa kok bersenang-senang di tempat wisata tanpa melanggar aturan yang sudah diterapkan warga setempat. Yuk, saling menghargai! (Mayang Istnaini/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: