BerandaAdventurial
Selasa, 27 Okt 2025 13:40

Fun Run 'Ujung-Ujungnya Pelarian' dan Geliat Ekonomi di Pantai Ujungnegoro Batang

Digelar di kawasan wisata Pantai Ujungnegoro Batang, Fun Run 'Ujung-Ujungnya Pelarian' menjadi upaya untuk menggeliatkan ekonomi masyarakat setempat. (Masterpiece)

Selain event berlari yang dikemas dengan rangkaian acara hiburan, Fun Run 'Ujung-Ujungnya Pelarian' yang digelar di Pantai Ujungnegoro turut memicu geliat ekonomi masyarakat sekitar yang sebagian menggantungkan kehidupan di kawasan wisata pesisir andalan Kabupaten Batang itu.

Inibaru.id - Kabupaten Batang dan sekitarnya yang akhir-akhir ini hampir tiap hari diguyur hujan dan diselimuti hawa dingin, pada Minggu (26/10/2025) pagi tampak cerah dan hangat; nggak terkecuali di Pantai Ujungnegoro yang berada di sisi timur kota.

Meski jejak hujan masih tersisa, alam seolah mendukung terselenggaranya ajang Fun Run “Ujung-Ujungnya Pelarian” di salah satu pantai andalan pariwisata di Batang tersebut pagi itu. Ratusan peserta tampak telah memadati pantai sedari pagi, lengkap dengan outfit dominan ungu yang menjadi seragam mereka.

Memadukan olahraga, hiburan, dan promosi wisata pesisir, acara yang diinisiasi oleh komunitas kreatif Masterpiece ini dikonsep sebagai perlombaan lari sekaligus perayaan energi muda, ajang kolaborasi lintas bidang, sekaligus ruang bagi masyarakat lokal untuk merasakan denyut ekonomi yang lebih kencang.

“Kami percaya kreativitas bisa menghadirkan perubahan yang lebih baik. Karena itu, setiap kegiatan yang kami lakukan tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi, memberdayakan, dan menginspirasi,” ujar Andy Vidi Setiawan, Ketua Kegiatan sekaligus perwakilan Masterpiece.

Hidup Sehat, Ekonomi Setempat Kuat

Andy menjelaskan, komunitas Masterpiece didirikan oleh generasi muda Batang dengan semangat kolaborasi lintas disiplin; mulai dari seniman, desainer, event organizer, hingga content creator. Mereka ingin menunjukkan bahwa kegiatan kreatif bisa menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Semoga ajang ini tidak hanya menumbuhkan kesadaran hidup sehat, tetapi juga memperkenalkan Pantai Ujungnegoro sebagai destinasi wisata unggulan Batang,” sebutnya.

Bagi warga sekitar, kehadiran Fun Run ini rupanya juga membawa manfaat nyata. Salah satunya dirasakan Nur Indayani, penjaja penganan dan kudapan yang sudah berjualan di kawasan Pantai Ujungnegoro lebih dari dua dekade.

“Alhamdulillah, kalau ada acara seperti Fun Run ini penghasilan saya naik. Banyak pengunjung yang mampir untuk beli. Tempat ini memang ramai hanya pada hari libur, terlebih kalau ada acara besar seperti ini,” ujarnya sambil melayani pembeli di kedainya yang terletak sepelemparan batu saja dari bibir pantai.

Membantu Masyarakat Pesisir

Selain memperkenalkan potensi wisata Pantai Ujungnegoro, Fun Run 'Ujung-Ujungnya Pelarian' juga bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. (Masterpiece)

Nur yang merupakan warga asli Desa Ujungnegoro mengaku, momentum seperti ini sangat membantu masyarakat pesisir yang sebagian besar menggantungkan hidup dari aktivitas wisata pantai.

“Saya sudah berjualan di sini sejak anak saya masih bayi, sekarang dia sudah 20 tahun. Jadi kalau ada kegiatan seperti ini ya sangat terasa manfaatnya,” tuturnya diikuti dengan senyum yang tampak lelah, tapi mimik mukanya semringah.

Menurutnya, Pantai Ujungnegoro sejatinya sangatlah potensial untuk dijadikan sebagai destinasi wisata pesisir. karena memadukan keindahan pantai yang landai, ombak yang tenang, dan tebing tinggi yang rimbun menyejukkan. Tempat ini juga sekaligus menawarkan wisata religi yang banyak didatangi peziarah.

"Sayang sekali, (akses) jalannya rusak. Kadang pengunjung mengeluh karena (jalan menuju pantai) bergelombang. Kalau bisa segera diperbaiki, pantai ini pasti lebih ramai dan dikenal banyak orang,” harap Nur. "Kalau jalannya bagus kan citra pariwisata Batang juga naik, kan?"

Jalannya Fun Run

Kendati kegiatan utamanya adalah berlari, Fun Run “Ujung-Ujungnya Pelarian” dikemas dengan cara yang unik. Di sepanjang rute, peserta disuguhi performance musik, sesi zumba, dan berbagai spot foto menarik. Kemudian, pada akhir lomba, hadiah doorprize kian menambah keceriaan suasana.

Event itu juga melibatkan berbagai komunitas olahraga dan pelaku UMKM lokal yang membuka stan kuliner, kerajinan, hingga minuman khas pesisir di sekitar venue. Nggak hanya menghibur, kegiatan ini menunjukkan bagaimana konsep sport tourism bisa menjadi strategi efektif dalam membangkitkan ekonomi daerah.

Ketika matahari mulai meninggi, para pelari berfoto di tepi pantai sambil menikmati semilir angin laut. Di kejauhan, tenda-tenda UMKM masih ramai pembeli, dan anak-anak bermain pasir di bawah bendera bertuliskan “Ujung-Ujungnya Pelarian”.

Sebuah nama yang lucu, tapi bermakna. Yap, karena hari itu Ujungnegoro telah berhasil menuntaskan tugasnya sebagai tempat "pelarian"; semacam jeda dari rutinitas sehari-hari yang padat atau spasi dari rentetan panjang pekerjaan sepanjang pekan. Event yang menarik, bukan? (Siti Khatijah/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Belajar Langsung dari Mbah Atemo, Belasan Anak Muda Lestarikan Mainan Tradisional Berbahan Kertas Bekas

6 Jul 2026

Mengenal Bunga Edelweiss Jawa, Si "Bunga Abadi" yang Justru Terancam Punah

6 Jul 2026

Dikira Bahasa Gaul, "Anjir" Justru Kosakata Lama Nelayan Pantura

7 Jul 2026

Penelitian Terbaru Ungkap Fakta Baru Manusia Hobbit Flores

8 Jul 2026

Muhammadiyah Resmikan KucingMu, Kampanyekan Kepedulian terhadap Hewan

9 Jul 2026

Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan, Ini Dasar Pertimbangannya

10 Jul 2026

BRIN Targetkan Luncurkan Satelit NEO-1 pada Januari 2027, Tonggak Kemandirian Teknologi Antariksa Indonesia

13 Jul 2026

Indonesia dan India Berkolaborasi Konservasi Candi Prambanan, Perkuat Pariwisata Budaya Kelas Dunia

14 Jul 2026

Warisan Sejarah Indonesia Kembali, Dua Arca Buddha Kuno Dipulangkan dari AS

14 Jul 2026

4 Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Makanan Berbahan Tepung Tapioka Terbaik 2026 Versi Taste Atlas

15 Jul 2026

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: