BerandaAdventurial
Jumat, 3 Nov 2022 11:46

Cerita Dusun Bondan Cilacap, Wilayah yang Terlambat Mendapatkan Listrik

Pembangkit listrik yang mengandalkan energi angin dan sinar matahari di Dusun Bondan, Cilacap. (Serayunews/Ulul Azmi)

Warga Dusun Bondan, Cilacap dulunya sudah terbiasa melakukan aktivitas malam hari tanpa listrik. Tapi setelah 2017, listrik akhirnya masuk ke desa ini. Wilayah yang terlambat mendapatkan listrik itupun akhirnya merasakan manfaat dari listrik.

Inibaru.id - Jika ada daerah yang terlambat merasakan listrik dan kemudahan menyelesaikan kegiatan rumah tangga menggunakan alat-alat elektronik, Dusun Bondan, Desa Ujungalang Kecamatan Kampung Laut Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah adalah salah satunya. Sebelum tahun 2017, desa ini belum tersentuh listrik sama sekali lo, Millens.

Saat listrik menjadi kebutuhan pokok kita, Warga Dusun Bondan dulu masih terbiasa melewati malam dengan suasana gelap. Hanya lentera dengan bahan bakar minyak tanah (sempor) yang mereka gunakan untuk penerangan.

“Sebelum ada listrik, penerangan hanya memakai sempor. Mau gimana lagi. Karena sudah niat untuk mengelola tambak di sini ya kami menjalaninya saja,” kata Karsih, perempuan berusia 40 tahun yang jadi salah satu penduduk Dusun Bondan, sebagaimana dilansir dari Serayunews, Kamis (27/10/2022).

Warga lain Jamaludin juga mengenang cara dia menjalani hari-hari sebelum listrik datang ke wilayahnya. Katanya, satu-satunya hiburan yang bisa dia dapatkan saat beristirahat di malam hari adalah radio baterai.

“Dulu, kami hanya bisa mendengarkan radio sebagai hiburan dan sumber informasi. Yang kasihan anak-anak, kalau belajar hanya bisa memakai lampu minyak. Kini, kami sudah bisa memakai lampu dan menyalakan televisi,” ujar Jamaludin sebagaimana dilansir dari Kompas, (29/4/2022).

Pasti kamu bertanya, kenapa Dusun Bondan nggak ada jaringan listrik PLN? Alasannya adalah karena lokasinya terpencil di Segara Anakan. Jadi, daerah ini terpisah dari Cilacap yang ada di Pulau Jawa. Dari kota Cilacap, satu-satunya cara agar kamu bisa mencapai dusun ini adalah dengan naik perahu kecil selama 2 jam.

Kehidupan Berubah Sejak 2017

Kondisi Dusun Bondan yang terpencil dan sulit diakses jaringan PLN. (Kompas/Adi Yuwono)

Tahun 2017 Dusun Bondan telah sedikit lebih terang. Pasalnya, meski nggak dijangkau jaringan PLN, mereka mendapatkan sumber energi sendiri dari Pembangkit Listik Tenaga Hybrid (PLTH). PT Pertamina memutuskan untuk membantu menginstalasi Hybrid Electric One Pool (HEOP). Perangkat ini adalah pembangkit listrik yang mendapatkan sumber energi dari angin dan sinar matahari.

Pada awalnya, perangkat masih terbatas karena hanya terdiri atas 14 kincir angin serta panel surya. Otomatis, listrik yang dihasilkan hanya bisa menerangi lampu empat rumah saja.

Pada 2018, perangkat lain berupa 5 kincir angin serta 24 panel surya kembali dipasang. Jumlahnya pun terus meningkat. Pada 2021 setidaknya ada 16.200 Watt Peak (WP) listrik yang bisa diproduksi pembangkit listrik tersebut. Hal itu membuat senggaknya 78 Kepala Keluarga di sana bisa menikmati listrik meski jatahnya cukup kecil, yaitu 500 Watt setiap hari.

“Sekarang listrik sudah masuk. Anak-anak bisa belajar dan mengaji di masjid. Manfaat lain juga banyak,” ujar warga lain, Abudin sebagaimana dilansir dari Serayunews (10/10/2021).

Pembangkit listrik hybrid di Dusun Bondan, Cilacap. (Serayunews/Ulul Azmi)

Setiap bulan, warga diwajibkan membayar uang Rp25 ribu untuk mendapatkan listrik tersebut. Nggak hanya mendapatkan imbalan uang, kepada pihak koperasi yang mengurus iuran terkadang warga membayarnya dengan hasil laut seperti udang totok, kerang, dan lain-lain asalkan nilainya setara.

Kini, warga Dusun Bondan juga bisa merasakan dampak lain dari masuknya tenaga listrik di tempat tinggal mereka, yaitu tersedianya freezer. Kotak pendingin yang dikelola koperasi setempat itu berfungsi sebagai tempat menyimpan hasil tambak sebelum dijual ke luar. Ada juga fasilitas desilanisasi air bersih dan peringatan dini banjir rob.

Wah, salut dengan kesabaran yang dimiliki oleh warga Dusun Bondan ini ya. Semoga dengan adanya listrik beberapa tahun lalu, perekonomian juga ikut maju. (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: