BerandaAdventurial
Sabtu, 3 Apr 2020 19:00

Berbagai Alasan Orang yang Ada di Luar saat Seharusnya di Rumah Aja

Food Court di Tembalang yang sepi pengunjung semenjak ada ajakan untuk di rumah aja. (Inibaru.id/ Julia Dewi Krismayani)

Penyebaran Covid-19 di Indonesia diprediksi mencapai puncaknya pada awal April 2020. Ajakan untuk #dirumahaja semakin digaungkan. Walaupun begitu, masih ada orang-orang yang tetap keluar rumah dengan berbagai alasan. Yuk simak ceritanya!

Inibaru.id – Jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia semakin bertambah. Namun, hal ini nggak lantas membuat semua orang merasa takut keluar rumah atau setidaknya menghindari kerumunan orang agar nggak tertular.

Salah satu orang yang tetap beraktivitas di luar rumah adalah Salis, salah seorang pelanggan rental playstation (PS) di Jalan Tirto Agung yang saya temui pada Selasa (31/03/2020). Pendatang dari Demak ini bekerja di salah satu tempat fotokopi di Tembalang. Salis mengaku tetap keluar rumah karena merasa masih bugar dan nggak mengalami gejala terinfeksi virus corona. Dia juga mengaku hanya perlu waspada dan nggak perlu takut dengan penyakit ini.

“Intinya itu jangan takut. Kalau takut malah daya tahannya lemah malah nanti gampang tertular,” tutur Salis.

Saat saya informasikan tentang ada orang sudah terjangkit tapi nggak menunjukkan gejala sehingga berisiko menularkan ke orang lain, Salis mengaku nggak tahu. Meski mengaku pasrah dengan takdir, Salis tetap melakukan tindakan preventif berupa cuci tangan setelah pulang.

Kafe yang masih ada pengunjung meski sedang ada pandemi Covid-19. (Inibaru.id/ Julia Dewi Krismayani)<br>

Lain Salis, lain pula dengan Reza. Seorang karyawan di kafe BQ Square yang saat itu sedang beristirahat. Dirinya mengaku tetap berangkat kerja demi menghidupi anak istrinya.

“Ya kalau nggak kerja nanti anak istri gimana?” tutur Reza, Selasa (31/03). “Nek nggak kerja ya aku di rumah,” tambahnya.

Reza saat itu sedang bermain gim bersama kenalannya, Hanung yang masih berstatus pelajar. Hanung saat itu sedang mengerjakan tugas di kafe tempat tetangganya kerja. Tahu jika pergi keluar rumah membuatnya berisiko tertular virus corona, Hanung tetap melakukan tindakan pencegahan.

“Jaga kesehatan, cuci tangan, kadang minum rempah terutama jahe. Kalau berpergian pakai masker,” tutur Hanung.

Sementara itu, Reza memilih untuk segera membersihkan diri sesampainya di rumah.

“Pas sampai rumah langsung mandi,” tambah Reza.

Masih di lokasi yang sama, saya menemui tiga orang yang sedang melakukan rapat dalam kafe. Mereka adalah anggota salah satu organisasi mahasiswa (ormawa). Meski sebenarnya bisa dilakukan secara daring, Rahma, salah seorang peserta rapat mengaku jika berdiskusi di rapat daring kurang enak untuk dilakukan.

“Kalau daring itu agak kurang bisa untuk tek-tok (saling menimpali), kalau bertemu langsung kan lebih enak karena ini pembahasannya kan urgent banget,” jelas Rahma, Selasa (31/03).

Rapat yang dihadiri oleh petinggi ormawa itu dianggap bisa mengurangi kesalahpahaman. Meski begitu, Rahma juga mengaku jika mereka tetap saling menjaga jarak saat melakukannya demi mengurangi risiko penularan virus corona.

Anjuran untuk menjaga jarak dengan orang lain memang diberlakukan bagi orang yang nggak bisa bekerja dari rumah. Hanya, kalau memang nggak terpaksa, sebaiknya kita nggak keluar dan di rumah aja, ya, Millens? (Julia Dewi Krismayani/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Lezatnya Mi Ayam Ceker Pak Kawit yang Melegenda di Pusat Kota Semarang

16 Jan 2026

Rupiah Masuk Daftar 5 Besar Mata Uang Terlemah di Dunia

16 Jan 2026

Kembali Didera Banjir, Warga Desa Wonorejo Memilih Bertahan di Rumah

16 Jan 2026

Bertahan dalam Banjir; dari Alasan Merawat Ternak hingga Menjaga Anggota Keluarga

16 Jan 2026

Yuk, Intip Tradisi Leluhur 'Nabung' Air Hujan yang Mulai Terlupakan

16 Jan 2026

Jateng Nol Desa Sangat Tertinggal, Kini Ribuan Berstatus Mandiri dan Maju!

16 Jan 2026

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: