BerandaTradisinesia
Selasa, 28 Mei 2018 19:15

Prosesi Penyakralan Air Berkah dan Penyemayaman Api Dharma Tandai Pembukaan Waisak

Sejumlah biksu diikuti oleh para umat Buddha mengelilingi Candi Mendut di bagian bawah candi searah jarum jam sebanyak tujuh kali. (Mayang Istnaini/Inibaru.id)

Bersandingnya Air Berkah dari Umbul Jumprit, Temanggung, dan Api Dharma dari pusat api abadi Mrapen, Grobogan, di Candi Mendut, Magelang, menjadi satu rangkaian penting dalam peringatan Tri Suci Waisak 2562 BE/2018, Senin (28/5/2018).

Inibaru.id - Upacara penyakralan Air Berkah dan penyemayaman Api Dharma atau api abadi telah dilaksanakan Senin (28/5/18). Acara yang diadakan di Candi Mendut, Magelang, itu merupakan salah satu dari rangkaian peringatan Tri Suci Waisak 2018.

Api dharma diambil dari pusat api abadi di Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah. Sementara, air berkah diambil langsung dari Umbul Jumprit, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah oleh sejumlah biksu.

Sebelum dikirab oleh sejumlah biksu mengelilingi Candi Mendut (Pradaksina), ritual diawali dengan puja bakti atau doa bersama.

Air berkah dibawa mengelilingi Candi Mendut (Pradaksina) sebanyak tujuh kali searah jarum jam pada bagian bawah candi dan tiga kali pada bagian badan candi. Setelahnya air berkah dibawa masuk ke dalam candi yang juga difungsikan sebagai tempat beribadah.

Sejumlah biksu diikuti oleh para umat Buddha mengelilingi Candi Mendut di bagian bawah candi searah jarum jam sebanyak tujuh kali. (Mayang Istnaini/Inibaru.id)

Ketua Walubi Siti Hartati Murdaya mengatakan, "Air berkah menjadi simbol kesejukan, kesuburan, dan kerendahan hati. Sebab air selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah."

Setelah ritual penyakralan, para umat Buddha membaca paritta suci bersama-sama dipandu oleh para biksu. Seluruh umat Buddha yang datang dalam prosesi tersebut terlihat khusyuk berdoa. Tak hanya dihadiri oleh para umat Buddha dari Tanah Air, acara tersebut juga dihadiri sejumlah tamu undangan, para umat Budha dari Thailand, Nepal, Laos dan India. (Mayang Istnaini/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: