BerandaTradisinesia
Kamis, 6 Mar 2019 08:11

Sedikit tentang Melasti, Ritual untuk Sucikan Diri Menjelang Perayaan Nyepi

Melasti dilakukan di tepi pantai atau danau. (Murnis)

Selain Mendak Tirta, ritual lain yang juga dilakukan umat Hindu jelang Nyepi adalah Melasti. Upacara yang bertujuan untuk menghanyutkan kotoran dalam diri setiap umat ini juga menjadi salah satu prosesi penting, lo. Yuk, kulik lebih jauh lagi ritual ini!

Inibaru.id – Melasti menjadi salah satu ritual yang dilakukan umat Hindu dalam menyambut Hari Raya Nyepi. Nganyudang malaning gumi ngamet tirta amerta atau menghanyutkan kotoran alam dengan air kehidupan merupakan makna dari ritual ini.

Air memang menjadi elemen penting dalam Melasti. Nggak heran jika dalam pelaksanaannya, tepi pantai atau danau menjadi tempat digelarnya ritual ini.

Tradisi Melasti. (Ceritabalidewata.blogspot)

Dalam memulai prosesi Melasti, setiap warga yang ikut arak-arakan biasanya berasal dari desa yang sama. Selain sesajian, perangkat-perangkat keramat peribadahan nggak ketinggalan pula dibawa. Perangkat-perangkat itu meliputi arca, pratima, dan pralingga yang diambil dari pura di wilayah masing-masing.

Melasti dipimpin oleh beberapa pemangku (pemuka agama). Setelah alat-alat diletakkan di sebuah meja yang membelakangi laut, para pemangku lantas berjalan mengelilingi warga.

Tradisi Melasti. (Murnis)

Selama berkeliling, mereka memercikkan air suci pada warga dan perangkat. Setelah memercikkan air, asap dupa ditebarkan pula ke udara.

Ritual ini kemudian dilanjutkan dengan panca sembah (persembahyangan). Para pemangku lalu membagikan air suci dan bija (beras yang dibasahi dengan air suci) pada anggota rombongan.

Tradisi Melasti. (Gudeg.net)

Bija ditempelkan ke dahi setiap orang, sementara air suci itu diminum. Supaya tertib dan khidmat, pelaksanaan Melasti dibantu pecalang (polisi adat). Ini juga membuat setiap desa lebih optimal dalam melakukan ritual.

Kamu yang kebetulan sedang berlibur di Bali tentu sayang untuk melewatkan ritual ini. Eh, tapi nggak cuma di Bali, lo, karena ritual tersebut juga digelar di seluruh Indonesia. (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: