BerandaTradisinesia
Kamis, 12 Sep 2018 16:17

Malam Jelang Satu Suro, Orang-Orang Mencari Berkah di Tugu Soeharto

Tradisi kungkum di Tugu Soeharto. (Phinemo.com)

Kota Semarang punya tradisi unik pada malam 1 Suro. Bertempat di Tugu Soeharto, sejumlah warga Kota Lunpia menjalankan ritual "kungkum" di sungai. Apa yang mereka harapkan?

Inibaru.id – Ratusan orang tampak berkumpul di sekitar Tugu Soeharto, Semarang, pada Senin (10/9/2018). Hari itu bertepatan dengan malam 1 Suro dalam penanggalan Jawa. Menjelang tengah malam, mereka yang kebanyakan merupakan warga Semarang, kemudian mulai kungkum di sekitar tugu yang berada di tengah sungai.

Tugu Soeharto semula adalah sebuah gundukan tanah yang berlokasi di pertemuan aliran Kali Garang dan Kali Kreo di Kelurahan Bendan Duwur, Kecamatan Gajahmungkur. Menjelang 1 Suro atau 1 Muharram, warga biasa turun ke sungai untuk berendam di sana.

Ritual itu sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. Mereka percaya, cara tersebut bakal mendatangkan berkah dan keselamatan, sekaligus sarana untuk membersihkan diri dari kotoran hati. Mereka juga meyakini, jika berendam di tugu bersejarah itu, keinginan mereka bakal dikabulkan.

Tradisi kungkum. (Bangsaonline.com)

Tahun ini, "perayaan" malam 1 Suro di Tugu Soeharto juga dilengkapi dengan semacam pasar malam untuk para pengunjung yang terus membludak dari tahun ke tahun. Mereka bisa berpuas-puas belanja sebelum menuruni pinggiran sungai dan melewati jembatan untuk menjalani ritual atau sekadar menonton, dengan membayar sebesar Rp 2.000.

Presiden Kedua RI

Sejumlah sumber mengatakan, Tugu Soeharto konon pernah menjadi tempat Presiden Kedua RI Soeharto berendam ketika berperang melawan Belanda. Soeharto yang saat itu masih berpangkat Mayor menyusuri lokasi yang dulunya masih hutan kemudian berendam di sana.

Sebagai penanda, Soeharto kemudian menancapkan kayu yang saat ini telah diganti dengan sebuah tugu untuk mengenangnya. Nah, dari situlah nama Tugu Soeharto muncul. Hingga kini, ritual berendam masih dipercaya sebagian orang. Mereka biasanya mulai berendam pukul 23.30 WIB pada malam 1 Suro.

Durasi berendam satu orang dengan orang lain berbeda. Ada yang hanya 60 menit, tapi nggak sedikit yang hingga semalaman Wah!

Nah, buat kamu yang tinggal di Kota Semarang, sekali-kali bolehlah mencoba sensasi kungkum di Tugu Soeharto, ya, Millens(IB06/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: