BerandaTradisinesia
Kamis, 23 Okt 2019 14:59

Ketika Bela Diri dan Tari Menjadi Satu Lewat Kesenian Kuntulan

Kuntulan menggabungkan bela diri dan tari. (Infotegal)

Kuntulan menjadi salah satu kesenian Pemalang yang nyaris punah. Pada masa kejayaannya, kesenian ini biasanya ditampilkan pada acara-acara hajatan. Hm, seperti apa sih?

Inibaru.id – Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, memiliki beragam kesenian menarik. Meski sudah jarang dijumpai, Kuntulan menjadi salah satu kesenian yang menarik di sana. Kesenian dengan napas Islami ini menggabungkan gerakan-gerakan pencak silat dengan musik rebana.

Kuntulan biasanya digunakan untuk menyambut tamu kehormatan. Selain menjamu tamu, kesenian ini juga ditampilkan dalam acara-acara hajatan.

Selain dikenal dengan nama “kuntulan”, warga Pemalang mengenal kesenian ini sebagai Tari Trengganom. Jumlah penarinya banyak, lo.

Sebelum pertunjukan dimulai, kamu harus menyiapkan ruang yang cukup luas. Ini karena penarinya mencapai 30 orang. Selain penari, ada pula 10 orang yang menjadi penyanyi. Wah, wah, kebayang kan semeriah apa kesenian ini?

https://budayajawa.id/wp-content/uploads/2018/01/Tari-Kuntulan-Pemalang.jpg

Selain di Pemalang, Kuntulan juga ada di Banyuwangi. (Budayajawa)

Alat musik yang digunakan adalah terbang, jedor, seruling, dan harmonika. Saat tarian dimulai, salawat Nabi Muhammad SAW akan didendangkan.

Sekali digelar, pertunjukan ini bisa memakan waktu selama empat hingga lima jam, lo. Untungnya, para penari nggak perlu menggunakan rias muka.

Sayang, Kuntulan kini jarang dijumpai. Modernitas membuat generasi muda di Pemalang enggan mempelajari kesenian ini. Kuntulan kini semakin jarang ditampilkan.

Kalau kamu peduli dengan budaya sendiri, yuk, lestarikan dengan cara mempelajarinya. (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: