BerandaTradisinesia
Selasa, 31 Des 2018 09:45

Aneh Tapi Nyata, Berikut Ritual Unik Tahun Baru di Berbagai Negara

Tradisi melempar piring ke luar rumah saat tahun baru di Denmark (Dreamstime/Tracyevansphotography)

Tahun Baru nggak melulu dirayakan dengan pesta kembang api, Millens. Di sejumlah negara, perayaan Tahun Baru bisa sangat aneh. Berikut ulasannya.

Inibaru.id – Tahun Baru biasanya dirayakan dengan pesta kembang api atau berkumpul bersama dengan orang terdekat. Namun, di beberapa negara, perayaan Tahun Baru nggak hanya dirayakan dengan hal-hal itu. Sejumlah negara bahkan punya ritual-ritual yang nyeleneh,

Berikut beberapa perayaan Tahun Baru yang unik dari berbagai negara di dunia seperti yang ditulis Cnnindonesia.com (1/1/2016).

Memakai Baju Polka Dot (Filipina)

Memakai baju polkadot adalah cara warga Filipina menyambut tahun baru. (Brilio)

Bagi masyarakat Filipina, memakai baju dengan tema polka dot atau bundar dianggap bisa memberikan kemakmuran. Selain itu, mereka juga menyelipkan uang koin di saku baju. Sebanyak 12 jenis buah berbentuk bulat pun nggak absen mereka nikmati. Buah-buah seperti melon, jeruk, dan anggur selalu mereka santap saat tengah malam pergantian tahun.

Membunyikan Lonceng Kuil (Tiongkok)

Lonceng Kuil Hanshan yang dibunyikan setiap pergantian tahun. (Meditadores)

Warga Suzhou, Tiongkok justru merayakan malam pergantian tahun dengan membunyikan lonceng di Kuil Hanshan hingga 108 kali. Jumlah ini menandakan 108 masalah kehidupan yang ada dalam kitab Buddha. Dengan mendengarkan 108 suara lonceng, masyarakat bakal mendapatkan keberuntungan sekaligus mencegah datangnya masalah di tahun depan.

Menelan Bulat-Bulat 12 Anggur (Spanyol)

Orang Spanyol merayakan Tahun Baru dengan memakan 12 anggur secara langsung tanpa dikunyah. (Npr)

Warga Spanyol memiliki tradisi yang cukup unik saat Tahun Baru. Mereka menelan 12 anggur tepat pada tengah malam saat pergantian tahun tanpa mengunyahnya sama sekali. Jumlah 12 anggur ini menandakan jumlah bulan dalam setahun. Sementara itu, anggur dianggap sebagai pembawa keberuntungan masyarakat Negeri Matador ini.

Memakai Celana dalam Berwarna-warni (Brasil)

Cara masyarakat Brasil merayakan Tahun Baru. (Thertwguys)

Masyarakat Brasil dan beberapa negara Amerika Selatan lain seperti Bolivia, Ekuador, Peru, dan Venezuela memiliki ritual unik yakni memakai celana dalam berwana-warni saat Tahun Baru. Mereka percaya jika memakai celana dalam berwarna-warni ketika Tahun Baru, mereka bakal mendapat keberuntungan. Setiap warna juga punya makna tersendiri seperti warna celana dalam kuning dianggap sebagai pembawa hoki, sedangkan merah dianggap sebagai simbol cinta. Mereka juga biasanya menggunakan baju putih saat Tahun Baru.

Membuang Perabotan Rumah Tangga (Afrika Selatan dan Denmark)

Membuang perabotan lama adalah cara warga Afrika dan Denmark merayakan tahun Baru. (Theodysseyonline)

Di Johannesburg, Afrika Selatan, Tahun Baru dianggap sebagai penyegaran sehingga masyarakat di sana akan membuang berbagai perabotan rumah tangga yang sudah lama saat pergantian tahun. Hal yang sama juga dilakukan masyarakat Denmark. Mereka sengaja melempar piring dan gelas ke luar rumah dan melompat dari kursi saat tengah malam. Mereka percaya, kegiatan itu bisa menghalau roh jahat.

Kemah di Kuburan (Cile)

Warga Cile merayakan Tahun Baru dengan berkemah di kuburan. (Campingcard)

Berkemah di kuburan terdengar menyeramkan, ya, Millens. Namun, itulah ritual yang dilakukan masyarakat Kota Talca, Cile saat pergantian tahun. Mereka sengaja berkemah di kuburan sambil menyalakan lilin dan mendengarkan musik klasik. Bagi mereka, tradisi ini dilakukan dengan tujuan menemani roh saudara yang sudah meninggal.

Kalau di tempat Millens, ada tradisi Tahun Baru yang nyeleneh seperti ini nggak? (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: