BerandaPilkada
Kamis, 27 Jun 2018 14:09

Kenapa Sih Tinta Pemilu Selalu Berwarna Ungu?

Tinta Pemilu. (Boombastis.com)

Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa tinta Pemilu itu berwarna ungu? Kalau pernah, coba deh simak ulasan berikut.

Inibaru.id – Rabu, 27 Juni 2018 adalah harinya masyarakat Indonesia untuk berdemokrasi ria. Ini karena Indonesia sedang menunaikan hajat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang diikuti 171 daerah. Masyarakat diberi kebebasan seluas-luasnya untuk menentukan pilihannya di hari tersebut.

Sesuai dengan Pilkada pada umumnya, saat pemungutan suara kamu harus melakoni beberapa langkah dalam memilih. Salah satu langkahnya adalah mencelupkan salah satu jari ke tinta yang disediakan. Hal itu ditujukan untuk keamanan agar nggak ada pemilih yang mencoblos dua kali.

Eits, tapi kalau diperhatikan, tinta yang disediakan panitia itu selalu berwarna ungu ya, Millens. Mengapa panitia nggak memilih warna lain seperti merah muda atau hitam?

Menukil dari Ayobandung.com, Rabu (15/2/2017), warna ungu ini dipilih karena akan meninggalkan noda coklat atau hitam akibat kandungan kimia perak nitrat di dalamnya. Zat tersebut akan melekat kuat pada permukaan kulit meskipun terpapar udara atau sinar matahari seharian.

Dalam penelitian yang dilakukan sejumlah pakar farmasi di India yang dibukukan dalam World Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, disebutkan kandungan perak nitrat dalam tinta umumnya sebesar 10-18 persen. Semakin tinggi kadarnya, semakin lama hilangnya. Secara umum, bahan kimia untuk tinta ini bisa bertahan selama satu hari.

Perlu kamu ketahui, perak nitrat kali pertama ditemukan Albertus Magnus pada abad ke-13. Pada awalnya, dia mendokumentasikan kemampuan asam nitrat untuk memisahkan emas dan perak dengan melarutkan perak tersebut. Magnus mencatat larutan yang dihasilkan dari perat nitrat dapat menghitamkan kulit.

Kendati begitu, tenang saja karena tinta celup yang digunakan di Indonesia sudah dijamin aman kesehatannya dan halal 100% dari MUI. Kamu juga nggak perlu mencelupkan seluruh jarimu, kok. Cukup ujungnya saja.

Jadi, pemilihan tinta berwarna ungu ini bukan tanpa sebab ya, Millens. Noda yang ditinggalkannya bisa menandai kalau seseorang sudah mencopblos. Hayo, sudahkan jarimu berwarna ungu hari ini? (IB07/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: