BerandaPilkada
Selasa, 25 Jun 2018 18:24

Kampanye di Media Sosial, Bosan Nggak Sih?

Kampanye di sosial media. (Bogor.online.com)

Jelang Pilkada 2018, beragam kampanye politik yang digaungkan para kandidat terdengar dari semua penjuru termasuk media sosial. Em, kamu terganggu atau nggak sih?

Inibaru.id – Media sosial memang nggak bisa dianggap sebelah mata, apalagi pada masa-masa politik seperti sekarang. Terbukti, sejumlah kandidat melakukan aksi kampanye di media sosial. Tujuannya nggak lain adalah menggaet massa terutama kaum millenials yang nggak bisa lepas dari gawai.

Tentu saja ada yang merasa senang tapi ada yang malah terganggu dengan aktivitas tersebut. Nah, salah seorang pengguna aktif media sosial Trias Haprimita menceritakan pendapatnya mengenai hal ini. Mahasiswa Jurusan Ilmu Sosiologi Universitas Brawijaya itu menganggap Pilkada yang digelar dalam waktu dekat ini menjadi ajang untuk menyasar pemilih pemula yakni anak muda. Jadi, dia merasa nggak terganggu.

“Kampanye di media sosial itu wajar, tapi tergantung isi kampanyenya. Kalau tidak mem-blow up berita-berita hoax itu akan baik-baik saja. Justru, media sosial itu jadi wadah yang signifikan buat mereka berkampanye,” papar Trias.

Trias menambahkan, dia tidak terganggu dengan adanya kampanye di media sosial lantaran hal tersebut justru membantunya untuk mengenal pasangan calon terkait program dan background mereka.

Maraknya kampanye di sosial media. (Kompas.com)

Nggak jauh berbeda dengan Trias, Abdul Sayyid juga merasa nggak terganggu dengan adanya kampanye itu.

“Zaman sekarang, kampanye Pilkada di media sosial itu sudah menjamur. Kendati begitu, saya tidak merasa terganggu karena di media sosial siapa saja bebas melakukan aksinya,” ujar Mahasiswa Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember itu.

Berbeda dari Trias dan Abdul, M Rifqi berpendapat sebaliknya. Dia melihat kampanye Pilkada di media sosial itu adalah ajang untuk pencitraan.

“Memang banyak kampanye Pilkada di media sosial, tapi lebih baik mereka bisa terjun langsung untuk berinteraksi dengan masyarakat atau melakukan blusukan,” tandasnya.

Rifqi menambahkan, blusukan tersebut justru bisa membuat calon pemimpin lebih mengenali masyarakatnya dengan baik. Dengan begitu, masyarakat juga bisa mengenali calon pemimpinnya dan menjatuhkan pilihannya dengan calon yang dianggapnya sesuai dengan keinginannya.

Media sosial memang memiliki andil yang besar di era sekarang ini. Kamu bisa memperoleh beragam informasi dari situ. Eits, tapi ingat ya kamu harus mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu. Jangan sampai kamu terjerumus percaya dengan kampanye-kampanye yang nggak terbukti kebenarannya.

Selamat berpesta demokrasi, Millens. Jangan golput ya! (Hayyina Hilal/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: