BerandaPasar
Sabtu, 3 Nov 2017 15:37

Kemudahan Berbisnis Indonesia Naik ke Posisi 72 Dunia

Presiden Joko Widodo (Setpres/JPNN.com)

Peringkat kemudahan berbisnis kita naik tajam tahun ini. Presiden Jokowi menarget tahun 2019 akan lebih meningkat lagi.

Inibaru.id – Kabar menggembirakan, peringkat kemudahan berbisnis Indonesia naik. Laporan terbaru Ease of Doing Business (EODB) 2018 yang dirilis Bank Dunia, menyebutkan Indonesia berada di urutan ke-72 di dunia. Sebelumnya, Indonesia berada di posisi ke-91 dari 190 negara. Itu artinya, ada kenaikan 19 tingkat.

Seperti dilansir JPNN.com (2/11/2017), jika dibandingkan dengan laporan dua tahun sebelumnya, peringkat Indonesia sudah melonjak 34 peringkat dari yang semula di posisi 106. Ini kenaikan paling impresif yang pernah dialami Indonesia.

Presiden Joko Widodo mengatakan, dengan capaian tersebut, Indonesia sudah menyalip beberapa negara dalam hal kemudahan berusaha, sebagai contoh, Brasil ada di posisi ke-125, India (100), dan Tiongkok (78). Namun, Presiden tetap belum puas karena posisi tersebut masih jauh dari target.

”Itu akan terus kami perbaiki. Terus kami benahi,” terangnya setelah penyerahan hutan sosial di Muara Gembong, Bekasi, Rabu (1/11/2017).

Baca juga:
Aturan Pembatasan Peredaran Rokok Elektrik Dirilis Pekan Depan
Bisnis Rokok Elektrik yang Mulai Menarik

Dia optimistis Indonesia masih bisa mencapai target peringkat 40 dalam hal kemudahan berusaha pada 2019.

Sejumlah upaya siap dilakukan pemerintah demi mengejar peringkat itu.

”Harus ada pembenahan total, reform total. Dari urusan perizinan, urusan listrik, urusan properti, urusan semuanya harus semakin baik,” lanjutnya.

Menko Perekonomian Darmin Nasution menambahkan, ada beberapa indikator kemudahan berusaha Indonesia yang mengalami perbaikan cukup tajam. Indikator itu antara lain penyelesaian kepailitan (resolving insolvency) dari posisi 74 di EODB 2016 menjadi posisi 38 di EODB 2018 atau naik 36 peringkat.

Ada juga indikator penegakan kontrak (enforcing contracts) dari posisi 171 di EODB 2016 menjadi level 145 di EODB 2018 (26 peringkat). Selanjutnya indikator penyambungan listrik (getting electricity) dari posisi 61 di EODB 2016 menjadi posisi 38 di EODB 2018 atau naik 23 peringkat.

Baca juga:
Penyerap Tenaga Kerja Terbanyak Itu Industri Makanan dan Minuman
OJK Tepis Sektor Ritel Terganggu

Meski mengalami kenaikan peringkat yang cukup tajam, posisi Indonesia masih di bawah Vietnam yang berada di peringkat 68.

Indonesia juga masih tertinggal dengan Brunei Darussalam yang berada di peringkat 56, kemudian Thailand di ranking 26, Malaysia di peringkat 24, dan Singapura yang masih kuat berada di posisi kedua.

Darmin melanjutkan, dalam upaya mengejar target peringkat 40 pada EODB 2019, pemerintah bakal berfokus memperbaiki beberapa indikator yang peringkatnya masih di atas 100. Salah satunya indikator memulai usaha (starting a business) yang masih berada di peringkat 144. Caranya dengan mengurangi prosedur perizinan dan penerapan layanan sistem online. (EBC/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: