BerandaKulinary
Rabu, 4 Nov 2025 09:01

Mencicipi Gudeg Ceker Bu Witri, Kuliner Malam Solo yang Nggak Pernah Tidur

Gudeg Ceker Bu Witri di Solo. (FB/Ragam Solo)

Di Gudeg Ceker Bu Witri Solo, kamu bahkan bisa menemukan gudeg versi bubur, selain versi nasi pada umumnya. Kebayang nggak seenak apa rasanya?

Inibaru.id - Kalau kamu pikir gudeg cuma cocok disantap pagi hari atau tengah malam, berarti kamu belum pernah mampir ke Gudeg Ceker Bu Witri di Solo. Warung sederhana di kawasan Jebres ini buka 24 jam nonstop, dan jadi jujugan favorit para pemburu kuliner yang nggak kenal waktu.

Akhir pekan lalu, sekitar pukul satu dini hari, Arkan memutuskan mampir ke warung yang berada di Jl. A. Yani No. 6, Tegalharjo tersebut. Dari jauh sudah tercium aroma gurih opor yang semerbak. Meski jam sudah lewat tengah malam, warungnya tetap ramai. Ada sopir truk, mahasiswa, sampai pasangan muda yang santai lesehan sambil menyeruput teh panas.

Beda dari Gudeg Jogja

Begitu seporsi gudeg datang ke hadapannya, tampilannya langsung bikin penasaran. Warna gudegnya cenderung terang, dengan kuah nyemek yang menggoda. Ini memang ciri khas gudeg Solo yang lebih gurih dibandingkan dengan gudeg Jogja yang manis dan kering.

Arkan yang asli Sukoharjo ini memilih menu gudeg ceker komplet. Katanya, ceker ayamnya empuk banget dan nggak perlu tenaga ekstra buat menggigit. Bumbunya meresap sampai ke tulang, berpadu dengan santan gurih dari kuah opor. Di sampingnya, ada krecek mercon yang pedasnya bikin keringat sedikit muncul. Tapi justru itu yang bikin nagih.

Menariknya, di sini kamu bisa memilih gudeg dengan nasi hangat atau bubur lembut.

"Ternyata versi bubur enak banget! Kuah opor yang kental menyatu dengan bubur, menghasilkan kombinasi gurih dan lembut yang pas di lidah," ucapnya saat bercerita di tempat kerjanya yang ada di Jalan Pemuda, Kota Semarang pada Sabtu (1/11/2025).

Harga Bersahabat, Suasana Hangat

Selain versi bubur, ada juga gudeg ceker versi nasi di warung ini. (Rey Kusumo)

Meja-meja rendah, tikar, dan penerangan temaram membuat suasana sederhana terasa hangat di sana. Di sisi dapur, Bu Witri dan beberapa karyawan tampak sibuk menyiapkan pesanan tanpa henti.

Harga makanannya juga bikin dompet lega. Seporsi gudeg krecek mulai Rp10.000, sementara menu komplet dengan ceker dibanderol sekitar Rp22.000. Ada juga lauk tambahan seperti telur, babat, brutu, sampai gudeg mercon bagi yang suka sensasi pedas. Untuk minuman, tersedia aneka wedangan khas Solo seperti wedang uwuh, beras kencur, jahe panas, atau teh nagistel (panas, legi, kenthel) mulai Rp3.000.

Layak Disebut Kuliner Malam Legendaris Solo

Nggak cuma rasa dan harga yang bikin betah, pelayanan di sini juga cepat dan ramah. Area parkir cukup luas untuk motor dan beberapa mobil, ada kamar mandi bersih, bahkan tempat salat. Fasilitasnya lengkap!

Banyak pengunjung yang meninggalkan ulasan positif di Google. Seperti yang ditulis oleh Raulendhi Fauzanna, “One of gudeg terenak di Solo. Ceker empuk, bumbu meresap, harga terjangkau, dan buka 24 jam," tulisnya.

Setelah menghabiskan seporsi gudeg ceker dengan sambal pedas dan segelas teh panas, Arkan paham kenapa warung ini begitu dicintai banyak orang. Bukan cuma karena buka 24 jam, tapi juga karena cita rasanya yang konsisten, otentik, dan bikin kangen.

Jadi, kalau suatu waktu kamu berada di Solo dan perut tiba-tiba keroncongan, nggak usah bingung. Langsung saja melipir ke Gudeg Ceker Bu Witri, Gez! (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: