BerandaKulinary
Sabtu, 16 Jan 2026 09:01

Lezatnya Mi Ayam Ceker Pak Kawit yang Melegenda di Pusat Kota Semarang

Mi ayam ceker Pak Kawit di Kota Semarang. (Martha Sulia Ansari)

Nggak jauh dari Simpang Lima Semarang, ada legenda kuliner yang wajib buat dicicipi siapa saja. Mi Ayam Ceker Pak Kawit namanya. Seperti apa sih keistimewaan mi ayam di tempat ini?

Inibaru.id - Semarang memang nggak pernah kehabisan alasan untuk dibicarakan, terutama soal urusan perut. Nah, kalau kamu pengin mencicipi kuliner nikmat di sana, kita punya rekomendasi nih, Gez, yaitu Mi Ayam Ceker Pak Kawit.

Nama Pak Kawit sudah nggak asing bagi warga Kota Semarang, khususnya yang sering beraktivitas di sekitar Simpang Lima. Dulu, warung mi ayam ini eksis di area belakang Plasa Simpang Lima, tersembunyi di antara parkiran sepeda motor pengunjung mal.

Meski lokasinya agak “nyempil”, pengunjungnya nyaris tak pernah sepi. Antrean selalu ramai, walau waktu tunggunya masih tergolong manusiawi.

Namun, lokasi tersebut harus ditinggalkan karena adanya penertiban PKL. Pak Kawit pun memindahkan usahanya ke rumah pribadi yang jaraknya tidak terlalu jauh dari lokasi lama. Kini, Mi Ayam Ceker Pak Kawit bisa ditemukan di Jalan Seroja VI Nomor 6, Karangkidul, Semarang.

Begitu sampai di warung yang ada di dalam gang tersebut, suasana sederhana langsung terasa. Tempatnya tidak luas dan cenderung panas, meskipun sudah dibantu kipas angin. Tapi soal kenyamanan, banyak pengunjung tampaknya tak terlalu mempermasalahkan. Fokus utama jelas pada satu hal: makanannya.

Warung Mi Ayam Ceker Pak Kawit yang masih sederhana. (Febrian CP)

Menu andalan di sini tentu saja mi ayam ceker. Saat mangkuk disajikan, kesan pertama yang muncul adalah porsinya yang tidak pelit. Mi-nya berukuran tipis hingga sedang, dengan tingkat kematangan yang pas, kenyal dan nggak lembek. Potongan ayamnya besar-besar dengan bumbu kecap yang meresap, bikin rasa manis dan gurih khas mi ayam Semarang terasa kuat.

Yang benar-benar membedakan Mi Ayam Pak Kawit dari yang lain adalah kuahnya. Aroma dan rasa rempahnya cukup kuat, memberikan karakter yang langsung terasa sejak suapan pertama. Kuah bening ini berpadu dengan kaldu yang gurih, membuat mi ayam terasa lebih “berisi” dibandingkan mi ayam kebanyakan.

Jangan lupa juga dengan bintang utamanya, yaitu ceker. Teksturnya sangat empuk, sehingga saat kamu gigit, dagingnya langsung lepas dari tulang. Bumbunya meresap sempurna, manis dan gurih, cocok disantap bersama mi dan kuah hangat. Tambahan sambal hijau dan acar yang tersedia bebas semakin melengkapi pengalaman makan.

Soal harga, Mi Ayam Ceker Pak Kawit bisa dibilang ramah di kantong. Satu porsi mi ayam ceker dibanderol sekitar Rp16.000. Dengan porsi mengenyangkan dan rasa yang konsisten, harga ini terasa nyaris “tidak masuk akal”, apalagi mengingat lokasinya yang masih dekat pusat kota.

Hidden gem banget mi ayam ini. Pokoknya kalau mampir ke Semarang, harus makan di Mi Ayam Ceker Pak Kawit,” ungkap salah seorang warga Pati yang pernah kuliah di Semarang, Iwan Nugraha, pada Rabu (14/1/2026).

Kesimpulannya, Mi Ayam Ceker Pak Kawit adalah contoh sempurna kuliner Semarang yang sederhana, merakyat, tapi soal rasa tidak main-main. Datanglah ke tempat makan ini setelah jam bukanya pada pukul 11.00 WIB, karena pada sore hari, biasanya mi ayamnya sudah ludes. Yuk kapan kita ke sana, Gez? (Arie Widodo)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Pemprov Jateng Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman, Jangan Panic Buying!

3 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: