BerandaKulinary
Selasa, 10 Jan 2022 16:49

Bukan Bermaksud Jorok, Ada Roti Bokong di Purbalingga Lo

Roti bokong Purbalingga. (detikcom/Vandi Romadhon)

Ada lo roti bokong di Purbalingga. Namanya memang terkesan jorok, tapi cukup populer di sana. Maklum, rasanya enak dan sering jadi oleh-oleh.

Inibaru.id – Pernah mendengar roti bokong di Purbalingga, Millens? Nama penganan ini sama sekali bukan guyonan lo, Millens. Kesannya jorok ya karena bokong artinya pantat. Namun, ternyata ada makna istimewa dari penamaan roti yang sangat nggak biasa ini.

Roti bokong ini sebenarnya mirip dengan banyak roti tradisional dari Indonesia. Rasanya legit karena terbuat dari tepung beras, gula merah, dan kacang hijau. Lantas, apa yang membuat roti ini unik sehingga diberi nama yang kesannya nggak sopan?

Kalau kamu melihat bentuk dari roti bokong, sebenarnya bakal langsung ngeh sih mengapa diberi nama seperti itu. Yap, roti ini memang memiliki bentuk dua lipatan sehingga membuatnya seperti pantat. Menariknya, roti dengan tekstur yang terlihat kering dari luar ini ternyata lembut dan kenyal lo saat digigit. Ditambah dengan adanya isian kacang hijau serta gula merah, kamu akan merasakan sensasi lumer dan mantap saat memakannya.

Menurut keterangan budayawan dari Purbalingga Agus Sukoco, belum ada sejarah pasti tentang alasan mengapa roti ini dibentuk sekaligus diberi nama bokong. Meski begitu, namanya cukup populer di Purbalingga dan sekitarnya. Agus yakin jika yang memberi nama ini pastilah laki-laki.

“Imajinasi soal hal semacam itu biasanya memang laki-laki yang memilikinya,” ungkap Agus, Minggu (30/5/2021).

Roti bokong cukup populer di Purbalingga. (detikcom/Vandi Romadhon)

Satu hal yang pasti, Agus yakin jika roti bokong tercipta dari tradisi sehari-hari rakyat kecil. Maklum, kalau makanan ini berasal dari kalangan atas apalagi Jawa yang priyayi, tentu penamaannya nggak bakal yang aneh-aneh seperti bokong.

“Kalau (makanan) lahir dari kaum Begawan, ada pesan yang tersirat. Contohlah kupat dari ngaku lepat (mengaku pernah berbuat salah),” terang Agus.

Meski namanya terkesan jorok dan diduga berasal dari kalangan kelas bawah, roti bokong kadung populer di Purbalingga dan sekitarnya. Maklum, rasanya emang enak dan cocok dengan lidah orang Indonesia.

Nah, kalau kamu mau mencicipinya, coba deh mencarinya di toko roti atau di pusat buah tangan yang ada di Kabupaten Purbalingga. Tenang, roti bokong sangat populer kok jadi kamu pasti bisa menemukannya dengan mudah. Harganya juga cukup terjangkau, yakni sekitar Rp 20 ribuan per bungkus.

Jadi, tertarik mencoba roti bokong di Purbalingga, Millens? (Det/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: