BerandaKulinary
Kamis, 23 Mei 2018 11:01

Nikmati Daging Sapi Premium di Shabu-Q Semarang

Shabu-Q Premium, salah satu restoran all you can eat yang recommended di Semarang. (Inibaru.id/Verawati Meidiana)

Ingin mencoba sensasi makan yang nggak biasa? Konsep restoran all you can eat bisa jadi salah satu pilihannya. Pasalnya, kamu hanya cukup sekali membayar, lalu makan apa saja. Di mana? Tentu saja di Shabu-Q tempatnya.

Inibaru.id – Buat kamu penyuka masakan jejepangan yang pengin berpuas-puas menikmati shabu-shabu dengan harga yang rasional, berkunjung ke Shabu-Q Premium mungkin bisa menjadi pilihan tepat. Restoran berkonsep "all you can eat" di Semarang, Jawa Tengah, ini dipastikan akan memuaskan hasratmu untuk menikmati shabu-shabur dengan sajian laiknya di Negeri Sakura.

Shabu-shabu adalah nabe ryori (masakan dalam panci) yang biasanya dimasak sendiri di atas steampot yang diletakkan di meja pelanggan. Pelanggan memilih apa yang akan dimasak, memasukkannya sendiri dan mengambilnya setelah masak, lalu memakannya selagi hangat.

Nah, di Semarang, Shabu-Q adalah salah satu restoran shabu-shabu yang wajib kamu sambangi. Berlokasi di Jalan Letnan Jendral S Parman No 56, restoran yang buka sejak Februari 2017 ini cukup ngehit di kalangan masyarakat Semarang. Rasanya yang khas plus konsep buffet (prasmanan) yang mereka tawarkan memang begitu menarik minat pembeli.

Yang paling istimewa dari restoran tersebut adalah daging yang mereka tawarkan. Manager Shabu-Q Mayora Chyntia Cjahyana menjanjikan, restorannya selalu mengutamakan penyajian daging yang lebih banyak ketimbang restoran all you can eat lain. Daging yang mereka sajikan juga berkualitas dan premium, yang diimpor langsung dari Australia.

“Restoran all you can eat lain umumnya unggul karena lebih banyak makanan tambahannya, misal bakso, sosis, dan sayuran. Nah, kami mengutamakan dagingnya. Harganya jadi lebih mahal, tapi dagingnya kan memang spesial,” terang perempuan yang akrab disapa Chyntia tersebut kepada Inibaru.id belum lama ini.

Lebih lanjut, Chyntia menjelaskan, ada empat pilihan daging yang bisa dipilih di sana. Harganya bervariasi, mulai dari Rp 118 ribu sampai Rp 228 ribu.

"Daging wagyu menjadi pilihan daging terfavorit di sini," tuturnya, promosi.

Sementara, untuk kuah rebusan daging dan bahan shabu-shabu lain, Shabu-Q menyediakan enam jenis kuah, di antaranya Chicken Collagen Paitan, Gyu Soup, Tom Yum, Hinabe, Kambu Dashi, dan Sukiyaki.

Chyntia mengatakan, Chicken Collagen Paitan adalah kuah paling istimewa di Shabu-Q.

"Untuk mendapatkan kolagen (collagen) dari tulang ayam, kami harus memasaknya selama 18 jam lamanya," terangnya.

Ambil makanan sepuasmu di baffet ya! (Inibaru.id/Verawati Meidiana)

Selain kuah, kamu juga bisa memilih berbagai macam jenis sayuran dan menu tambahan lain seperti sosis dan bakso. Beragam minuman dan mekanan penutup juga tersedia. Kamu bisa memilih atau mencoba semuanya. Eits, tapi jangan kalap en terlalu kekenyangan ya, Millens!

Sedikit tips untuk kamu yang pengin mencoba makan di sana, ambillah makanan di buffet sedikit demi sedikit agar kamu nggak menyisakan makanan karena kekenyangan. Perlu kamu tahu nih, kalau makananmu nggak habis, kamu akan dikenakan denda, lo. Ini dilakukan supaya pelanggan juga belajar menghargai makanan meski bertajuk all you can eat.

“Iya, kalau nggak habis memang akan dikenakan denda. Tapi, kami nggak serta-merta kasih denda. Kalau banyak sekali porsi sisa baru kena denda,” jelas Chyntia.

Oya, karena konsepnya all you can eat, waktu makan kamu dibatasi, Millens. Kamu hanya bisa makan selama 90 menit saja. Namun, kalau kamu mau menambah waktu juga bisa sih. Kamu hanya perlu membayar biaya charge sebesar Rp 50 ribu per 30 menit penambahan waktu.

Kemudian, Shabu-Q juga menerapkan tarif berbeda antara pelanggan dewasa dengan anak-anak, dengan selisih sekitar Rp 40 ribu. 

Oya, sekadar saran, berkunjunglah ke Shabu-Q pada siang hari karena harganya lebih murah sekitar Rp 20 ribu. Chyntia mengatakan, orang cenderung lebih banyak makan pada malam hari. Karena itulah, lanjutnya, paket makan ke Shabu-Q dinaikkan pada malam hari. Wah!  (Verawati Meidiana/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: