BerandaInspirasi Indonesia
Kamis, 23 Agu 2017 20:23

Wow! Mahasiswa Ini Teliti Rempah untuk Obat Kanker Payudara

Mahasiswa UGM ini meneliti rempah untuk obat kanker payudara. (Foto: UGM)

Mahasiswa Jurusan Farmasi UGM mencoba menciptakan Temu Kunci sebagai obat kanker payudara.

Inibaru.id - Sudah menjadi khitah mahasiswa untuk melakukan penelitian dan inovasi bagi kepentingan masyarakat di sekitarnya. Ya, karena ini merupakan bagian dari wujud dharma bakti mereka terhadap penduduk di sekitarnya.

Aida Fathia dan kawan-kawan barangkali bisa menjadi contoh mahasiswa yang dimaksudkan itu. Di antara para mahasiswa yang mulai tergerak untuk berinovasi di berbagai disiplin ilmu, kelompok mahasiswa asal Universitas Gadjah Mada (UGM) itu adalah satu di antaraya.

Inovasi mereka di bidang medis. Para mahasiswa Jurusan Farmasi UGM itu mencoba menciptakan obat kanker payudara melalui penelitian terhadap sejenis tanaman rempah yang orang Jawa biasa menyebutnya Temu Kunci (Boesenbergia pandurata).

 “Temu Kunci mengandung senyawa Panduratin A, yang termasuk dalam golongan senyawa Kalkon. Senyawa ini terbukti mampu menghambat aktivitas enzim Glutathione S-Transferase (GST),” ungkap Aida Fathia seperti dikutip dari laman UGM yang dilansir dari Okezone, Selasa (22/8/2017).

Seperti diketahui, kanker payudara merupakan salah satu kanker dengan tingkat kejadian terbesar. Salah satu pengobatan yang sering dilakukan adalah kemoterapi.

Namun sayangnya, kemoterapi memiliki sejumlah kelemahan seperti penyembuhan yang kurang tuntas. Akibatnya, terjadi resistensi obat karena tingginya metabolisme sel kanker. Hal tersebut ditandai dengan tingginya kadar enzim GST.

Dalam penelitian ini, Aida dkk menggunakan sel kanker payudara 4T1 sebagai sampelnya. Aida menjelaskan, kemampuan ekstrak temu kunci (ETK) dalam menghambat metabolisme sel kanker 4T1 tersebut diamati melalui aktivitas enzim GST dan level Reactive Oxygen Species (ROS) dalam sel.

ROS sendiri merupakan radikal bebas yang berupa oksigen dan turunannya yang bersifat reaktif. Radikal bebas tersebut dapat menyebabkan kerusakan oksidatif terhadap molekul protein, DNA, lemak membran sel, dan komponen sel atau jaringan lain.

Uji Sitotoksik

Oleh sebab itu, dirinya menambahkan, berdasarkan uji sitotoksik yang dilakukan, hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak temu kunci berpotensi memiliki efek sitotoksik terhadap sel kanker payudara 4T1.

“Penurunan aktivitas enzim GST terlihat dari peningkatan konsentrasi ROS dengan seiring penambahan konsentrasi ETK pada sel kanker payudara 4T1,” tuturnya.

Sementara, ketika uji molecular docking, ia melanjutkan, hasil menunjukkan bahwa senyawa Panduratin A pada Temu Kunci mampu menghambat aktivitas enzim GST.

"Dengan demikian, rimpang Temu Kunci berpotensi sebagai agen kemoprevensi pada pengobatan kanker payudara," papar dia.

Aida tidak sendiri mengembangkan penelitian tersebut. Dirinya bersama tim yang terdiri dari Lisyaratih Anggriani, Rahajeng Fitria Wahyuniputri, Swandika Ayumarta Larasati, dan Ziana Walidah. Tim tersebut berada di bawah bimbingan Muthi’ Ikawati.

Aida berharap, penelitian timnya bisa dikembangkan kembali dan menimbang Temu Kunci sebagai rempah dan bumbu masakan tersebut menjadi suplemen bagi penderita kanker.

“Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar penelitian lebih lanjut dalam mengembangkan produk suplemen yang dapat dikonsumsi sebagai agen kemoprevensi terhadap kanker payudara,” tandas gadis molek ini. (OS/IB)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: