BerandaInspirasi Indonesia
Kamis, 12 Des 2018 16:28

Dalam Bisnis Kuliner, Jangan Bikin yang Biasa-Biasa Saja

Helena mengawali bisnisnya dengan membuat kue. (Helena Ursula Andreas)

Di balik keunikan kudapan Raising Chickens, ada sosok perempuan ini. Helena namanya. Memutuskan berhenti kuliah demi mengembangkan usaha, perempuan 22 tahun itu menolak membatasi dirinya untuk menjajal kemampuan berbisnis.

Inibaru.id – Helena Ursula Andreas tampak sibuk melayani pembeli siang itu. Mengenakan kaos dan celana hitam, perempuan kelahiran Semarang, 24 Oktober 1996 itu dengan cekatan menyuguhkan kudapan racikannya yang dipasarkan di Festival Makanan Pedazz beberapa waktu silam.

Pada festival yang digelar di halaman parkir Sri Ratu Semarang itu, dia membuka dua gerai, yakni Raising Chickens dan Vanilla Unicorn. Kendati baru berjalan beberapa bulan, dua gerai itu cukup dikenal. Beberapa kali Helena, panggilan akrabnya, menyertakan dua usahanya itu untuk mengikuti pelbagai acara kuliner di Semarang.

Baik Vanilla Unicorn maupun Raising Chickens berdiri Juli lalu. Namun, saat ini Raising Chickens sudah "diwaralaba". Selain di Semarang, kamu bisa menikmati gerai tersebut di Solo dan Yogyakarta.

Berbeda dengan Raising Chickens, perempuan 22 tahun ini belum berani membuka waralaba untuk Vanilla Unicorn. Helena mengaku masih pengin mengembangkan varian rasa minumannya supaya semakin menarik konsumen.

“Yang terpenting dalam memulai bisnis kuliner adalah berani mencoba. Jangan jadi pengikut, tapi ciptakan tren itu dengan kreativitas kita,” ungkapnya.

Raising Chickens adalah merek kuliner yang menjual "kudapan" yang disajikan dalam cone. Salah satu menu paling menarik adalah Chicken Waffle Blackpepper. Sementara, gerai Vanilla Unicorn menjual menu minuman menyegarkan dengan nama yang unik, misalnya Galaxy Mermaid Tears.

Chicken Waffle Blackpepper dari Raising Chickens. (Inibaru.id/ Artika Sari)

(Baca Juga: Rasanya Nendang, Chicken Waffle Blackpepper dan Galaxy Mermaid Tears Bikin Nagih)

Helena memang hobi memasak sejak kecil. Sebelum mendirikan Raising Chickens dan Vanilla Unicorn, dia pernah berbisnis kue tart berbentuk buket bunga. Bentuk unik dengan rasa menarik bikin dagangannya laris-manis.

Bisnis yang laris bukan berarti dijalani tanpa pengorbanan. Awal berbisnis kue, dia mengaku kerap kehilangan waktu untuk tidur.

“Saya kebanjiran pesanan. Pernah saya baru sempat tidur jam empat pagi, padahal ada kuliah pagi," tuturnya kepada Inibaru.id belum lama ini.

Karena keteteran kuliah, Helena pun menyerah dan memilih cuti kuliah hingga sekarang.

“Semula orang tua kurang mendukung karena pengin saya fokus kuliah, tapi setelah lihat usaha saya, mereka akhirnya bisa menerima,” ungkap perempuan yang masih tercatat sebagai mahasiswa Universitas Katolik Soegijapranata Semarang tersebut.

Galaxy Mermaid Tears dari Vanilla Unicorn. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Turun Omzet

Berdarah-darah menjalani bisnis kue nggak serta-merta membuat usaha itu lancar. Bisnis kuenya mengalami penurunan omzet lantaran, menurut Helena, banyak yang meniru. Mau nggak mau dia harus memutar otak supaya bisnisnya bisa bertahan.

Nggak lama, ide baru muncul. Dari hasil berselancar di internet, dia punya ide untuk membuat kudapan dengan wadah cone atau contong es krim. Namun, bukan untuk es krim, dia menjadikan cone sebagai wadah makanan yang terdiri atas potongan daging ayam yang dilengkapi beragam saus.

Dalam sehari, resep-resep untuk Raising Chickens dan Vanilla Unicorn pun jadi. Kuncinya, kuliner yang diciptakan itu harus unik, menarik, dan enak.

“Biasanya saya yang masak, terus pacar yang jadi komentator. Kami berdua memang dasarnya suka masak,” ujar Helena.

Dibantu sang pacar, Jeffrey Ardian, Helena akhirnya berani membuka Raising Chickens dan Vanilla Unicorn.

Dan, begitulah! Bisnis itu terus berjalan hingga kini. Yap, karena tampilan yang unik dan rasa yang enak itulah dua jenama kuliner tersebut menjadi sasaran para pembeli.

Nah, buat kamu yang pengin menikmati keunikan menu mereka, pantengin medsos mereka saja ya. Oya, kamu yang pengin menjalin kerja sama dengan Raising Chickens juga bisa kepoin akun Instagramnya di @Raisingchickens.id.

Berapa investasi yang harus kamu keluarkan, tanya sendiri, ya! Nggak mahal, kok! Ya, tapi, mau usaha apa saja, yang penting jangan mudah putus asa. Itoe koentji! Ha-ha. (Artika Sari/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: