BerandaHits
Jumat, 3 Okt 2024 08:00

Wisatawan Nusantara ke Jateng Capai 100,41 Juta Perjalanan pada Agustus 2024

Jumlah wisatawan asing yang mengujungi Jawa Tengah meningkat. (Kompas/Titis Anis Fauziyah)

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat adanya peningkatan signifikan dalam jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Jawa Tengah. Hingga Agustus 2024, tercatat 100,41 juta perjalanan, naik 22,86 persen dibandingkan periode yang sama pada 2023.

Inibaru.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat bahwa dari Januari hingga Agustus 2024, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Jawa Tengah mencapai 100,41 juta perjalanan. Angka ini meningkat 22,86 persen dibandingkan periode yang sama pada 2023.

“Perjalanan wisnus menurut daerah tujuan di bulan Agustus 2024, Kota Semarang menjadi daerah tujuan perjalanan wisnus terbesar, sebanyak 1.144,06 ribu perjalanan,” kata Kepala BPS Jateng Endang Tri Wahyuningsih, dalam rilisnya melalui kanal Youtube BPS Provinsi Jawa Tengah, Selasa (1/10/2024).

Pada September 2024, tercatat 10,85 juta perjalanan wisatawan ke Jawa Tengah, menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Wisnus yang dimaksud adalah mereka yang melakukan perjalanan minimal enam jam dan di luar rutinitas harian, seperti pekerjaan.

“Perjalanan (wisnus) ini dilakukan tidak untuk rutinitas, misalnya bekerja,” ujarnya.

Endang mengapresiasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jateng yang telah mengadakan berbagai acara untuk menarik wisatawan dari luar provinsi. Dia berharap destinasi wisata di seluruh kabupaten di Jawa Tengah, seperti Banyumas dan Surakarta, juga bisa dioptimalkan, tidak hanya terpusat di Semarang.

Sekda berharap ramainya turis nggak hanya di Kota Semarang tapi juga daerah lain. (Humas Pemprov Jateng)

“Beberapa destinasi supaya tersebar merata, sehingga tidak hanya Kota Semarang saja yang terbanyak, tapi juga kabupaten lain, seperti Banyumas, Kota Surakarta, dan lainnya,” harapnya.

BPS juga melaporkan bahwa Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Jateng pada Agustus 2024 mencapai 46 persen, turun 4,04 poin dari bulan sebelumnya. Meski begitu, rata-rata lama menginap tamu hotel meningkat menjadi 1,25 malam dari 1,23 malam pada Juli 2024.

Selain itu, inflasi di Jateng pada September 2024 tercatat sebesar 0,05 persen. Komoditas yang berkontribusi besar terhadap inflasi termasuk bahan bakar rumah tangga, kopi bubuk, perguruan tinggi, beras, dan minyak goreng. Inflasi tertinggi secara bulanan terjadi di Kota Tegal, sementara Kota Semarang mencatat inflasi terendah.

Apa kamu termasuk salah satu wisatawan nusantara di atas, Millens? (Siti Zumrokhatun/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: