Inibaru.id - Destinasi wisata di Kabupaten Rembang terus memikat para wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah, yang terlihat dari peningkatan signifikan jumlah kunjungan setiap tahunnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang, Mutaqin mengungkapkan bahwa pada tahun 2021, Kabupaten Rembang menerima sekitar 1.040.180 wisatawan. Angka ini melonjak menjadi 1.826.000 wisatawan pada tahun 2022, meningkat sekitar 800 ribu wisatawan.
“Dari tahun ke tahun alhamdulillah kunjungan wisatawan di Rembang mengalami peningkatan, dan peningkatannya cukup signifikan,” ujarnya, saat ditemui di kantornya, Senin (22/7/2024)
Pada tahun 2023, jumlah kunjungan wisatawan kembali meningkat tajam, mencapai 2.296.040 wisatawan. Bahkan, selama libur Hari Raya Idulfitri 2024, Kabupaten Rembang menempati peringkat ketiga jumlah kunjungan wisatawan terbanyak di Jawa Tengah, dengan 305.688 wisatawan.

“Untuk sementara, peringkat tertinggi kunjungannya masih pada Pantai Karangjahe, yaitu sebanyak 88.450 kunjungan wisatawan pada libur Hari Raya Idulfitri kemarin,” tambahnya.
Mutaqin menjelaskan bahwa Kabupaten Rembang tidak hanya memiliki destinasi wisata pantai yang menarik, tetapi juga desa wisata Sendangasri di Kecamatan Lasem, yang kini menempati peringkat 100 besar dari 6.010 desa wisata se-Indonesia. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sendangasri juga meraih juara umum pada jambore tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Kita nanti di tanggal 26, 27, 28 akan mengikuti Jambore Pakudjembara (Pati, Kudus, Demak, Jepara, Blora, dan Rembang). Kita juga punya target juara satu,” pungkasnya.
Dengan terus meningkatnya jumlah wisatawan, Mutaqin yakin Rembang berpotensi besar sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah. Untuk itu, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan dan mempromosikan berbagai destinasi wisata guna menarik lebih banyak wisatawan di masa mendatang.
Wah, ikut senang ya destinasi lokal banyak peminatnya. Betewe, mana nih tempat wisata favoritmu di Rembang, Millens? (Siti Zumrokhatun/E10)