BerandaHits
Minggu, 31 Jan 2026 18:53

Waspada! Nanoplastik Bikin Bakteri di Air Minum Makin Kebal Disinfektan

Partikel dari plastik superkecil di dalam air dapat membuat kuman kebal. (National Geographic)

Studi terbaru mengungkap kalau nanoplastik berukuran mikro bisa mempertebal lapisan pelindung bakteri (biofilm). Efeknya, kuman di air jadi makin kuat dan susah dibasmi meski sudah pakai disinfektan!

Inibaru.id - Lagi-lagi soal plastik. Kalau biasanya kita ngeri membayangkan mikroplastik masuk ke perut, sekarang ada yang lebih kecil dan nggak kalah seram yaitu Nanoplastik.

Sebuah studi terbaru yang terbit di jurnal Water Research (Januari 2026) mengungkap fakta kalau partikel plastik super kecil ini bisa bikin bakteri di air jadi "super" kuat dan kebal disinfektan. Waduh, kok bisa ya?

Yap, lautan atau sistem air kita sekarang lagi menghadapi ancaman serius dari nanoplastik. Ukurannya kecil banget, sekitar 1 sampai 1.000 nanometer (bayangin aja, nggak bakal kelihatan mata telanjang!).

Pemimpin studi dari Virginia Tech, Jingqiu Liao, menjelaskan kalau nanoplastik ini bisa masuk ke sistem air minum kita setiap hari. Bahayanya bukan cuma plastik itu sendiri, tapi kemampuannya bikin patogen (bakteri jahat) jadi lebih tahan banting terhadap pembersih air atau disinfektan.

Mempertebal "Benteng" Biofilm

Nanoplastik bisa memperkuat benteng lendir sehingga bakteri kebal bahkan terhadap desinfektan. (P. Zeitung)

Bakteri di dalam pipa air biasanya hidup berkelompok dan membangun lapisan pelindung berlendir yang disebut biofilm. Nah, ketika nanoplastik masuk ke dalam sistem ini, mereka berinteraksi dengan biofilm tersebut.

Hasilnya? Nanoplastik justru memperkuat benteng lendir ini. Bakteri jadi makin jago "berkomunikasi" satu sama lain dan mengeluarkan zat yang bikin biofilm makin tebal, berat, dan protektif. Kalau bentengnya makin tebal, disinfektan secanggih apa pun bakal susah buat menembus dan membunuh bakteri di dalamnya.

Perang Genetik di Dalam Pipa

Nggak cuma bikin benteng makin tebal, interaksi nanoplastik ini juga memicu "drama" genetik di tingkat mikroba:

  • Aktivasi Virus: Kehadiran nanoplastik bisa mengaktifkan virus bakteri (bakteriofag) yang tadinya diam, lalu menghancurkan sel inang dan menciptakan partikel virus baru.
  • Mutasi Pertahanan: Bakteri kemudian menggunakan sistem pertahanan (kayak sistem imun canggih bernama CRISPR) buat melawan virus tersebut.

Proses "perang" ini justru bikin komunitas bakteri di dalam pipa air kita jadi makin beradaptasi, lebih kuat, dan makin sulit dihilangkan.

Ancaman buat Distribusi Air

Kalau bakteri-bakteri "super" ini terus tumbuh di permukaan pipa, pengolahan air rutin bakal makin sulit. Mereka bisa muncul lagi di hilir dan sampai ke keran rumah kita dalam kondisi yang sudah kebal disinfektan.

"Sangat penting untuk memahami dampak ini, karena secara tidak langsung ini memengaruhi kesehatan manusia melalui lingkungan kita," tegas Liao dilansir dari SciTechDaily.

Penelitian ini jadi alarm buat kita semua kalau masalah sampah plastik bukan cuma soal visual yang kotor, tapi sudah menyerang keamanan air minum kita di tingkat molekuler. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: