BerandaHits
Jumat, 22 Jan 2026 09:01

Kata Pakar Soal Makanan yang Bisa Bertahan Lebih dari 12 Jam

Ilustrasi: Ada yang menyebut makanan bisa tetap layak dikonsumsi meski sudah 12 jam sejak diolah. (Campusnet)

Pada bulan puasa nanti, program makan di sekolah kabarnya tetap berjalan. Kabarnya sih, nantinya makanan bisa bertahan 12 jam sehingga layak untuk dikonsumsi. Apakah hal ini memang benar?

Inibaru.id - Meski nggak pernah mengalami masalah seperti keracunan, Wahyudi mengaku masih nggak begitu mengerti mengapa sekolah tempat anaknya belajar mendapatkan program makan siang. Apalagi, belakangan terungkap bahwa pada bulan puasa nanti, program tersebut bakal tetap berjalan.

Alasannya, sekolah tempat belajar anak Wahyudi adalah sekolah swasta yang dikenal cukup mahal di Kabupaten Semarang. Sekolah tersebut juga sebelumnya punya program makan siang sendiri. Kini, jadi ada kesan dua program makan siang yang bertubrukan.

"Kayaknya pada akhirnya pihak sekolah 'mengalah' dengan memberikan snack saja ke anak-anak. Tapi karena makanan yang diberikan jadi banyak, tiap pulang sekolah anak saya jadi membawa banyak makanan sisa, termasuk sisa lauk atau nasi makan siang yang dia tempatkan di wadah," ungkap Wahyudi pada Rabu (21/1/2026).

Jika di hari biasa saja ada banyak makanan yang dibawa pulang sang buah hati, bagaimana dengan di bulan puasa nanti saat program makan siang ini tetap berjalan? Hal ini ternyata cukup bikin Wahyudi bingung.

"Mungkin nanti yang dibawa pulang jadi lebih banyak, soalnya sebelum ada program ini, dulu anak saya juga sudah dibawain kayak kurma atau roti pas pulang sekolah," lanjutnya.

Ada pejabat yang menyebut makanan bisa bertahan 12 jam setelah dimasak. (Tribunjakarta)

Dia pun nggak mengerti mengapa program ini tetap berjalan padahal selama bulan puasa, sebagian besar anak nggak makan siang. Apalagi dengan adanya klaim makanan bisa dikonsumsi setelah 12 jam dimasak.

"Bolang-baling aja setelah setengah jam jadi keras banget lo, ini kalau makanan seperti nasi dan sayur setelah 12 jam katanya tetap aman, ya? Jadi penasaran malahan nanti seperti apa," katanya.

Nah, rasa penasaran Wahyudi ini kemudian dijawab oleh Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor Ali Khomsan. Dia menyebut ada sejumlah makanan yang bisa bertahan sampai 12 jam atau lebih setelah dimasak.

"Makanan yang bisa awet lebih dari durasi waktu tersebut umumnya adalah makanan yang termasuk golongan ultra-processed food (UPF) seperti sosis atau nugget. Susu UHT juga bisa tahan lama. Kalau makanan lokal barangkali ayam goreng atau rendang," ucap Ali sebagaimana dinukil dari Kompas, Rabu (21/1).

Masalahnya, sejumlah olahan sayuran nggak bisa bertahan selama itu. Dikhawatirkan, kalau tetap dibiarkan lebih dari 12 jam, kualitas hingga keamanannya jauh berkurang dengan tanda seperti berlendir, rasanya asam, atau berbau. Kalau sudah begini, sayuran tersebut pun nggak lagi bisa dikonsumsi deh demi keamanan orang-orang yang mendapatkannya.

Yap, kita memang nggak tahu seperti apa nanti mekanisme pemberian program makanan di sekolah-sekolah selama bulan puasa. Semoga saja tetap aman dan berkualitas sehingga anak-anak bisa menikmatinya, ya. Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: