BerandaHits
Jumat, 10 Okt 2019 15:59

Warga Jepara Antusias Buktikan Fenomena Hari Tanpa Bayangan

Beberapa pengunjung sengaja berfoto di bawah sinar matahari saat fenomena hari tanpa bayangan di Jepara, Kamis, (10/10). (Inibaru.id/ Pranoto)

Jepara menjadi daerah pertama di Jawa Tengah yang mengalami hari tanpa bayangan. Seperti apa ya cerita warga yang menyaksikan fenomena ini?

Inibaru.id - Fenomena hari tanpa bayangan mengundang rasa penasaran banyak orang di Jepara. Banyak yang sengaja memotret benda atau diri, tepat saat matahari bersinar terik pada pukul 11.24 WIB, Kamis, (10/10).

Sugiarto, warga Kelurahan Panggang, Kecamatan Kota Jepara itu sengaja membawa sebuah botol air mineral kemudian dia foto di depan halaman rumahnya. Hasilnya nggak ada bayangan yang nampak.

"Tidak ada bayangannya, ketika saya sengaja berdirikan sebuah botol minum di depan rumah. Ya agak terkejut juga sih. Saya tahunya ada fenomena ini dari berita-berita di media sosial," kata dia.


Foto sebuah botol yang sengaja difoto untuk membuktikan fenomena hari tanpa bayangan. (Inibaru.id/ Pranoto)

Beberapa warga lain, di obyek wisata Pantai Kartini Jepara, juga mengaku penasaran akan fenomena ini. Anam misalnya. Setelah mengetahui informasi itu dia langsung menjajal berfoto di bawah terik matahari. Dia terkejut saat bayangannya nggak nampak.

Eits, ada pula warga Jepara yang nggak menggubris terkait informasi itu. Zain, di antaranya. Dia mengaku mengerti akan adanya informasi itu, hanya saja dia nggak tertarik untuk mengabadikan foto di bawah mentari.

"Tahu sih ada informasi itu, tapi ya biasa saja. Wong agak mendung tadi juga," paparnya.

Berdasarkan informasi BMKG, Jepara menjadi daerah pertama di Jawa Tengah yang mengalami hari tanpa bayangan, pada tanggal 10 Oktober 2019. Selanjutnya, pada tanggal 11, 12 dan 13 Oktober, berturut-turut wilayah lain mengalami fenomena ini.

Di antaranya, Semarang, Blora, Pati, Brebes, Sragen, Salatiga, Ungaran, Purwokerto, Banjarnegara, Wonogiri, Karanganyar, Sukoharjo, Solo, Banyumas, dan Cilacap.

Fenomena ini muncul karena posisi matahari berada tepat di atas kepala atau titik zenit. Kalau daerahmu kapan mengalami fenomena ini? (Pranoto/E05)

 
 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Lezatnya Mi Ayam Ceker Pak Kawit yang Melegenda di Pusat Kota Semarang

16 Jan 2026

Rupiah Masuk Daftar 5 Besar Mata Uang Terlemah di Dunia

16 Jan 2026

Kembali Didera Banjir, Warga Desa Wonorejo Memilih Bertahan di Rumah

16 Jan 2026

Bertahan dalam Banjir; dari Alasan Merawat Ternak hingga Menjaga Anggota Keluarga

16 Jan 2026

Yuk, Intip Tradisi Leluhur 'Nabung' Air Hujan yang Mulai Terlupakan

16 Jan 2026

Jateng Nol Desa Sangat Tertinggal, Kini Ribuan Berstatus Mandiri dan Maju!

16 Jan 2026

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: