BerandaHits
Senin, 11 Apr 2021 18:00

The Groom of the Stool, Tukang Cebok Raja Inggris yang Mentereng dan Penuh Privilese

Raja Henry VIII dan kotak untuk buang hajat. (BBC via Boombastis)

Profesi ini disebut groom of the stool atau tukang cebok raja Inggris. Tugasnya bukan cuma membersihkan bagian tubuh raja sehabis buang hajat, tapi juga memantau kesehatan sang raja, mengobrol hingga mengatur siapa saja yang boleh masuk ke kamar raja. Kedekatan inilah yang membuat jabatan ini bergengsi.

Inibaru.id – Kalau mau diulik, banyak cerita menarik mengenai kerajaan Inggris yang nggak sering dibahas. Salah satunya, sebuah profesi yang cukup keren pada masa itu yakni groom of the stool. Profesi ini ada pada zaman Tudor. Tugas utamanya menyeboki sang raja sehabis pup.

Mungkin profesi ini nggak banget karena menjijikkan, tapi nggak sembarang orang yang bisa mendapatkannya karena prestisius. Jadi, si tukang cebok ini tugasnya membawa-bawa sebuah wadah berbentuk kubus tempat raja buang hajat. Lalu apalagi fakta mengenai pekerjaan nggak biasa ini?

Selalu di Samping Raja

Groom of the Stool atau lebih lengkapnya Groom of the King’s Close Stool kali pertama diciptakan ketika Inggris di bawah kekuasaan Henry VII. Dia bertugas memastikan aktivitas buang hajat raja berjalan lancar. Dia harus menyediakan handuk, air, dan wastafel. Jadi, pada era Tudor bukan hal yang aneh jika raja dekat dengan pelayan pribadinya.

Memiliki Kedekatan Tersendiri dengan Raja

Ketika buang hajat sekalipun, raja ditemani Groom of the Stool. (BBC via Boombastis)

Jangan salah, meski terkesan menjijikkan, Groom of the Stool ternyata pekerjaan terhormat. Orang-orang yang berprofesi sebagai tukang cebok mempunyai kasta tertinggi pada masa itu. Mereka bahkan bisa punya akses ke kamar pribadi raja (King’s Privy Chamber). Di sana, mereka bisa mengobrol, membaca, atau beristirahat.

Kamar Privy ini ada pada era pemerintahan Raja Henry VII (1495) dan digunakan oleh para anggota Groom of the Stool untuk berinteraksi serta memenuhi kebutuhan sang raja. Saat peralihan tahta jatuh ke tangan Raja Henry VIII, tugas para tukang cebok ini semakin bertambah.

Tugas Tambahan Para Groom of the Stool

Selain membersihkan bagian tubuh raja setelah buang hajat, groom of the stool juga bertugas memantau pergerakan usus raja melalui pola makan dan lain-lain. Kemudian, mereka akan berhubungan dengan dokter untuk memastikan junjungan mereka sehat-sehat saja. Ketika berada di dalam kamar Privy, para tukang cebok ikut mengatur orang-orang yang merawat raja.

Tugas lainnya, membantu raja berpakaian, mengatur pengeluaran biaya Kamar Privy, memastian barang-barang berharga di sana aman, dan memutuskan siapa yang boleh atau dilarang ke kamar raja.

Bangsawan yang Jadi Groom of the Stool

Bisa dibilang profesi ini setara bangsawan, Millens. Bahkan, beberapa bangsawan pernah tercatat sebagai groom of the stool. Bisa jadi juga posisi ini juga pernah dijadikan jalan untuk menghabisi raja karena saking dekatnya.

Beberapa bangsawan yang pernah jadi tukang cebok raja antara lain Sir William Compton, yang wafat akibat sakit pada 1528, Sir Henry Norris yang ditangkap dan dieksekusi karena melakukan kejahatan, Sir Thomas Heneage yang bertugas di posisi ini dari 1536 hingga 1546, dan Sir Anthony Denny yang merupakan orang terdekat dari Raja Henry VIII.

Profesi ini memang aneh sih tapi benar-benar ada. Barulah pada masa Raja Edward VII (1901), keberadaan Groom of the Stool dihapuskan.

Sungguh profesi yang nggak biasa ya, Millens? Penasaran nggak dengan gajinya? He (Boo/IB21/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: