BerandaHits
Selasa, 24 Jun 2019 11:18

Taksi Daring Dilarang Beroperasi di Bandara Internasional Yogyakarta

Bandara Internasional Yogyakarta. (Airmagz)

Taksi daring nggak boleh menjemput penumpang yang turun di Bandara Internasional Yogyakarta. Mereka hanya boleh mengantar penumpang. Begini kebijakan pengelola Bandara Internasional Yogyakarta.

Inibaru.id – Pengelola Bandar Udara Internasional Yogyakarta, memutuskan untuk melarang taksi daring beroperasi untuk menjemput penumpang di bandara yang berlokasi di Kabupaten Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini.

Pelaksana Tugas (Plt) General Manager Yogyakarta International Airport (YIA) Agus Pandu Purnama menyebut pihaknya hanya memperbolehkan taksi daring mengantar penumpang ke wilayah bandara. Namun, nggak boleh menjemput penumpang.

“Pembatasan ini dilakukan karena kami sudah melakukan kerja sama dengan beberapa perusahaan penyedia transportas darat seperti Bus Damri, Shuttleku, dan taksi resmi dengan argometer,” ucap Agus seperti ditulis laman Antaranews, Minggu (23/6/2019).

Kini, setidaknya ada 20 unit taksi dengan argometer yang sudah masuk dalam sistem yang berlaku di YIA. Taksi ini bisa dikenali dengan adanya stiker khusus di bagian belakang kendaraan. Selain itu, terdapat 12 unit bus Damri dan 15 unit kendaraan Shuttelku yang juga bisa digunakan penumpang.

“Mereka sudah secara resmi melakukan kerja sama dan dikenakan konsesi oleh manajemen bandara,” terang Agus.

Hanya saja, pihak bandara mengaku akan tetap memberikan kesempatan bagi taksi daring di masa depan untuk beroperasi. Namun, hal ini masih harus melihat perkembangan jumlah penumpang di YIA.

Sebelum itu, pihak keamanan bandara sempat mengalami masalah dengan sejumlah pengemudi taksi daring dari komunitas Transportasi Online Kulon Progo (TOKP). Ketegangan terjadi di halaman parkir YIA setelah supir taksi daring dilarang menjemput penumpang. Alasan dari pihak keamanan adalah pengelola YIA nggak menjalin kerja sama dengan transportasi daring.

Saat itu, pihak TOKP menyebut tidak ada aturan yang jelas terkait dengan pelarangan taksi daring sehingga mereka merasa nggak melakukan pelanggaran aturan menjemput penumpang di bandara YIA.

Kalau menurut Millens, taksi daring sebaiknya diperbolehkan menjemput penumpang ke bandara nggak? (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: