BerandaHits
Selasa, 24 Jun 2024 08:30

Tahukah Kamu, Ada Pelican Crossing di Depan Balai Kota Semarang?

Pelican Crossing di depan Balai Kota Semarang. (Google Street View)

Tahu nggak kalau sejak 2017 sudah ada pelican crossing di depan Balai Kota Semarang? Dengan memencet tombol, kamu bisa menyeberang ke SMA 3 Semarang dengan aman.

Inibaru.id – Kalau kita membahas tentang pelican crossing, yang terpikir biasanya adalah penyeberangan yang ada di Jakarta. Maklum, pemberitaan tentang jenis penyeberangan tersebut selama ini memang hanya berasal dari wilayah tersebut. Padahal di Semarang juga ada pelican crossing di depan Balai Kota Semarang.

Jalan Pemuda dikenal sebagai salah satu jalan utama dan terpenting di Kota Semarang. Selain jadi pusat pemerintahan kota, di jalan ini juga terdapat sejumlah bangunan penting dan bersejarah. Salah satunya adalah SMA 3 Semarang yang sudah eksis sejak zaman Belanda, tepatnya dari 1 November 1877.

Nah, pelican crossing yang ada di depan Balai Kota Semarang ini dipakai cukup banyak siswa sekolah yang persis berada di seberang. Kebanyakan dari siswa ini menyeberang setelah turun di halte Trans Semarang yang nggak jauh dari situ.

O ya, sebagai informasi saja, semenjak 2017, Jalan Pemuda yang pada zaman penjajahan dikenal sebagai Jalan Bodjong ini dijadikan jalan searah. Padahal, jalan ini memiliki empat lajur untuk kendaraan. Otomatis, menyeberang jalan yang sangat lebar ini tentu membutuhkan usaha ekstra. Untungnya, dengan adanya pelican crossing di depan Balai Kota Semarang, hal ini jadi ngggak lagi sulit dilakukan.

Kalau kamu pengin menyeberang, tinggal mendekati zebra cross di depan Balai Kota atau SMA 3 Semarang dan mencari tombol untuk menyeberang yang menempel di tiang. Pencet saja tombol tersebut. Nggak lama kemudian, lampu lalu lintas bakal berubah warna menjadi merah sehingga semua kendaraan yang melaju dari arah utara harus berhenti memberikan kesempatan bagi siapa saja yang pengin menyeberang.

Keberadaan Pelican Crossing di depan SMA 3 Semarang bikin semua orang mudah menyeberang jalan. (Google Street View)

Nggak hanya membuat lampu merah menyala, tombol tersebut juga mengaktifkan suara speaker yang memberikan peringatan bagi semua pengendara untuk segera berhenti. Saat itulah, kamu bisa menyeberang jalan dengan tenang dan aman.

“Tadinya memang agak bingung kudu pencet tombol yang mana, tapi akhirnya ngerti juga. Ya daripada lewat jembatan penyeberangan. Lebih butuh tenaga dan waktu ekstra. Kalau ini tinggal pencet saja, lalu kendaraan pada berhenti dan kita tinggal menyeberang,” ucap Saiful Anwar, salah seorang pengguna jalan.

FYI, pelican crossing ini sebenarnya sudah ada sejak 2017 lalu. Tapi, hingga sekarang, masih banyak orang yang nggak tahu cara menggunakannya. Meski begitu, kesadaran pengendara saat mengetahui ada yang akan menyeberang semakin meningkat. Dulu, saat awal-awal pelican crossing diberlakukan, masih banyak pengendara yang melanggar dan menyebabkan kecelakaan. Kini, hal tersebut sudah sangat jarang terjadi.

O ya, selain di Jalan Pemuda, ada juga pelican crossing lain yang ada di Jalan Imam Bonjol. Lokasinya mirip di Jalan Pemuda, yaitu nggak jauh dengan halte Trans Semarang.

Kamu sudah pernah memakai pelican crossing di depan Balai Kota Semarang belum, Millens? Semoga saja semakin banyak penyeberangan jalan yang merasa aman seperti ini, ya? (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: