BerandaHits
Jumat, 4 Feb 2021 18:00

Sertifikat Tanah Elektronik, Bagaimana Nantinya untuk Jual-Beli?

Sertifikat tanah asli akan ditarik dan digantikan dengan sertifikat tanah elektronik. (Twitter/Arkavalerio)

Sertifikat tanah asli berbahan kertas bakal ditarik pemerintah dan digantikan dengan sertifikat tanah elektronik. Gimana transaksi jual-belinya, ya?

Inibaru.id – Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengungkap rencana menarik sertifikat tanah asli yang selama ini dipegang oleh masyarakat dan menggantinya dengan sertifikat tanah elektronik alias digital. Apakah hal ini akan berisiko dan membuat jual-beli properti jadi semakin ribet?

Pakar teknologi dan informatika Heru Sutadi mengatakan, sertifikat tanah elektronik BPN memiliki risiko tinggi. Hal ini karena pemilik tanah nggak langsung menyimpannya yang menimbulkan potensi adanya sertifikat-sertifikat palsu.

Sebagai gantinya, Heru menyarankan kepada BPN agar segera mengembangkan sistem blockchain. Dengan sistem ini, nantinya data sertifikat tanah elektronik nggak akan bisa diubah secara sembarangan.

“Sekarang ini banyak masalah karena antara data BPN dan di lapangan berbeda. Juga banyak tanah yang nggak ada sertifikatnya. Ini harus diperbaiki,” terang Heru, Rabu (3/2/2021).

Nah, terkait dengan bagaimana nantinya sertifikat tanah elektronik dipakai untuk jual-beli tanah, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN Yulia Jaya Nirmawati mengaku pihaknya baru akan menyiapkan aturannya. Pemerintah tengah fokus pada gimana pendaftaran tanah secara digital itu.

Jadi, nantinya sertifikat tanah elektronik akan berisi data tentang pemegang hak, data fisik, serta data yuridis dari bidang tanah yang dimiliki, sekaligus penjagaan autentikasinya. Data-data ini nantinya akan diatur dalam Pangkalan Data Sistem Elektronik.

Meski sudah ada aturannya, proses pelaksanaan dan sejumlah langkah-langkah terkait dengan sertifikat tanah elektronik masih jadi pembahasan Kementerian ATR/BPN. (Twitter/Yahoo_ID)

Isu tentang penarikan sertifikat tanah asli berbahan kertas dan menggantinya dengan sertifikat tanah elektronik ini muncul usai keluarnya Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 1 Tahun 2021 tentang Sertifikat Elektronik.

Dengan begitu, sertifikat berbahan kertas nantinya diserahkan ke BPN, bukan disimpan pemilik tanah. Namun begitu, proses pembuatan sertifikat tanah elektronik ini juga nggak bisa dilakukan dengan sembarangan.

Jadi, harus ada semacam validasi terlebih dahulu agar data-data seperti ukuran atau kondisi tanah di lapangan sesuai dengan yang tercantum di sertifikat. Jika semua sudah sesuai, barulah sertifikat tanah kertas bisa diganti dengan sertifikat tanah elektronik.

Wah, peraturan mengganti sertifikat tanah asli jadi sertifikat tanah elektronik ini lumayan mengejutkan, ya, Millens. Kalau kamu, setuju nggak dengan penggantian ini? (Ind/IB09/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: