BerandaHits
Minggu, 3 Mar 2018 14:55

Ratusan Siswa SMA N 1 Semarang Unjuk Rasa Membela Anin dan Afif

Aksi unjuk rasa yang dilakukan siswa di depan SMAN 1 Semarang. (Tribunnews.com)

Para siswa meminta sekolah mencabut keputusan mengeluarkan Afif dan Anin serta meminta Kepala Sekolah SMAN 1 Semarang turun dari jabatannya.

Inibaru.id – Dikeluarkannya Anindya Puspita Helga Nur Fadhila dan Muhammad Afif Ashor dari SMA Negeri 1 Semarang ternyata memicu kegelisahan para siswa dari salah satu sekolah favorit di Kota Semarang ini. Pada Jumat (2/3/2018), lebih dari 100 siswa kelas XII dari SMA tersebut mengadakan aksi unjuk rasa di depan sekolah demi menyuarakan kegelisahan tersebut.

Liputan6.com (3/1/2018) menulis, awalnya para siswa ini hanya berkumpul di halte dekat dengan gerbang sekolah. Setelahnya, kerumunan ini bergerak bersama menuju gerbang sembari menyanyikan mars SMA N 1 Semarang dengan lantang. Para siswa juga membawa spanduk dengan tulisan yang cukup mencolok: “Solidity dan Kepsek Turun Maret 2018.”

Pesan yang disampaikan para siswa ini jelas, yakni mereka menolak dikeluarkannya rekan mereka, Anin dan Afif, dari sekolah dan meminta Kepala Sekolah SMAN 1 Semarang Endang Suyatmi untuk turun dari jabatannya.

Bagi para siswa, para petinggi di SMA telah terlalu banyak bermain sandiwara hanya demi mendapatkan dukungan suara dari luar sekolah hingga tega mengorbankan masa depan siswanya.

Baca juga:
Lengkingan Sri Mulyani "Pecah" di JJF 2018
Tagar #AninSekolahLagi: Dukungan untuk Anin yang Diskors Lantaran Tampar Juniornya

Nggak sampai sepuluh menit, dua truk pasukan Dalmas dari Polrestabes Semarang datang dan membubarkan aksi tersebut. Para siswa yang dikenal dengan reputasi "anak baik-baik" ini pun langsung berhenti melakukan orasi. Toh, tujuan mereka untuk menyampaikan unek-unek yang mengganjal beberapa saat terakhir sudah berhasil dilakukan.

Aksi ini sempat menarik perhatian para guru SMA N 1 Semarang yang masih ada di dalam sekolah. Ada yang mendekat, ada yang mengambil gambar, dan ada pula yang sibuk menelepon. Salah seorang perempuan yang ada di antara kerumunan guru terlihat nggak terima dengan aksi para siswa ini.

“Keterlaluan. Aksi mereka tak berizin. Tindakan ini sangat tidak menghormati para guru!” teriak perempuan tersebut.

Hangat dan Mulai Memanas

Kasus dikeluarkannya Anin dan Afif dari SMA N 1 Semarang memang masih menjadi perbincangan hangat masyarakat Kota Lunpia dan dunia pendidikan Tanah Air. Tim Advokasi Peduli Anak bahkan sampai melayangkan somasi kepada Kepala Sekolah dan mendesaknya mencabut keputusan pengeluaran dua siswa tersebut.

Koordinator dari Tim Advokasi Peduli Anak Semarang, Listyani, bahkan menganggap pihak sekolah melakukan tindakan intimidatif, mengancam, dan mengadu domba. Anin yang masih sempat berusaha untuk kembali ke sekolah beberapa kali bahkan sering mendapatkan ancaman secara fisik dan psikis.

Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah juga dinilai malas untuk menggali informasi dan hanya mendengarkan keterangan dari pihak kepala sekolah tanpa mempertimbangkan penjelasan dari siswa dan orang tuanya. Singkat kata, hak kedua anak ini telah dirampas.

Baca juga:
Tiket Kereta Gratis untuk Pelanggan Setia KAI Purwokerto
Sensor Patung Telanjang, Facebook Minta Maaf

“Sekolah harus mengikutsertakan Anin dan Afif dalam Ujian Nasional mendatang sebagai murid SMAN 1 Semarang,” tegas Listyani.

Jika tuntutan ini diabaikan, Tim Advokasi Peduli Anak akan mengajukan tindakan hukum baik itu pidana maupun perdata.

Kasus ini semakin berlarut-larut ya Millens. Semoga semua pihak bisa segera menemukan solusi terbaik untuk menyelesaikannya. (AW/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: