BerandaHits
Rabu, 3 Feb 2026 18:27

Rasa Rileks Menatap Api Adalah Warisan Evolusi Jutaan Tahun Lalu

Api unggun. (Pixabay)

Menatap api unggun bukan cuma bikin hangat, tapi bisa menurunkan tekanan darah secara ilmiah. Yuk, cari tahu kenapa api jadi "media sosial" pertama yang bikin otak manusia makin cerdas!

Inibaru.id - Bagi manusia modern, api mungkin cuma alat buat masak atau pemantik rokok. Tapi bagi otak kita, api adalah "obat penenang" alami yang sudah diwariskan sejak zaman nenek moyang.

Christopher D. Lynn, pakar antropologi dari University of Alabama, pernah melakukan riset unik pada 2014. Hasilnya? Orang yang menonton api unggun sambil mendengarkan suara letupannya mengalami penurunan tekanan darah yang signifikan. Tubuh mereka masuk ke mode istirahat total.

Uniknya, efek ini nggak bakal maksimal kalau kamu cuma melihat gambarnya tanpa suara. Suara letupan kayu terbakar itu ternyata kunci utama yang bikin saraf kita merasa aman dan nyaman.

Api Ibarat Bahan Bakar Otak Manusia

Manusia purba dengan api unggun. (History)

Tahu nggak, Gez? Nenek moyang kita, Homo erectus, diperkirakan sudah mulai mengendalikan api sejak sejuta tahun yang lalu! Menguasai api bukan cuma soal teknologi, tapi soal kecerdasan. Butuh kerja sama tim, ingatan yang kuat, sampai kemampuan berpikir taktis buat menjaga api tetap menyala.

Nah, dari sinilah evolusi otak manusia melesat. Berkat api, manusia mulai bisa memasak makanan. Makanan matang lebih mudah dicerna dan kaya energi, yang akhirnya jadi "bensin" buat perkembangan otak kita yang makin kompleks.

Perekat Sosial Paling Legendaris

Zaman dulu, nggak ada smartphone atau Netflix. Begitu matahari terbenam, api unggun jadi satu-satunya pusat hiburan. Di sinilah manusia purba mulai berkumpul, berbagi cerita, membangun kepercayaan, sampai menciptakan bahasa.

Cahaya api yang remang-remang bikin orang fokus pada satu lingkaran yang sama. Kondisi rileks ini bahkan disebut-sebut sebagai awal mula munculnya ritual spiritual dan kepercayaan. Intinya, api adalah media sosial pertama di dunia sebelum ada Instagram!

Dari Api Unggun ke Layar Televisi

Pernah kepikiran nggak kenapa kita suka kumpul bareng keluarga sambil nonton TV? Lynn bilang, TV itu sebenarnya "api unggun modern". Cahaya berkelip dan cerita yang disajikan bikin kita merasa dalam satu ruang bersama.

Tapi beda cerita kalau kamu malah sibuk doomscrolling sendirian di ponsel. Meski layarnya bercahaya, aktivitas ini seringnya malah bikin kita merasa kesepian dan hampa. Ibaratnya, menatap layar ponsel sendirian itu cuma kayak menatap korek api plastik: ada cahayanya, tapi nggak ada kehangatan dan kedekatan sosialnya.

Menatap api adalah cara kita berkomunikasi dengan akar terdalam kemanusiaan kita: kebersamaan.

Jadi, kalau nanti kamu ikut acara camping dan ada sesi api unggun, coba deh simpan ponselmu sebentar. Rasakan kehangatannya, dengerin suara deraknya, dan ngobrol santai bareng teman-teman. Rasanya pasti beda banget sama cuma nonton lewat layar! (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: