BerandaPasar Kreatif
Sabtu, 23 Jan 2026 15:23

Agenda Pembuka ICMSS ke-25, Investment Training: Strategi Berinvestasi untuk Pemula

Dirancang untuk memberikan pemahaman praktis tentang cara berpikir dan mengambil keputusan investasi secara profesional, Investment Training yang merupakan agenda pertama dari rangkaian ICMSS ke-25 menjadi sesi yang tepat untuk investor pemula dan dengan pengalaman terbatas.

Inibaru.id - Minat anak muda terhadap pasar modal terus meningkat. Setali tiga uang, kebutuhan akan literasi investasi yang solid juga kian mendesak. Menjawab tantangan tersebut, Indonesia Capital Market Student Studies (ICMSS) pun kembali menggelar "Investment Training" dalam rangkaian The 25th ICMSS.

Sedikit informasi, ICMSS merupakan salah satu kegiatan pasar modal mahasiswa tertua dan terbesar di Indonesia, yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen S1 Universitas Indonesia.

Nah, Investment Training yang merupakan program edukasi pasar modal yang menyasar calon investor muda itu menjadi salah satu dari tiga agenda utama rangkaian agenda ICMSS ke-25 yang baru saja digelar belum lama ini. Dua agenda lainnya adalah Capital Market Seminar dan Equity Research Conference.

Investment Training dirancang khusus bagi pemula dan investor dengan pengalaman terbatas, dengan tujuan utama untuk membekali peserta terkait pemahaman praktis tentang cara berpikir dan mengambil keputusan investasi secara profesional.

"Program ini juga menjadi bagian dari komitmen ICMSS untuk meningkatkan literasi pasar modal dengan berlandaskan nilai PROFGAN (Professionalism, Family, and Elegance)," tutur panitia The 25th ICMSS melalui keterangan resmi yang diterima Inibaru.id, Jumat (23/1/2026).

Bagaimana Tesis Investasi Dibangun

Sesi pertama Investment Training mengangkat tema tentang “Inside the Mind of an Equity Analyst: How Investment Theses are Built”. Sesi ini menghadirkan Demetrius Ari Pitojo dan Lany Djuwita, Commissioner of CFA Society Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, keduanya mengajak peserta memahami bagaimana seorang analis ekuitas membangun tesis investasi, mulai dari analisis makroekonomi, prospek industri, hingga fundamental perusahaan.

Secara bergantian, mereka mencoba memperkenalkan pentingnya disiplin berpikir, pengujian asumsi, serta pemahaman risiko dalam setiap keputusan investasi.

"Pendekatan ini krusial agar investor tidak hanya mengikuti tren, tetapi mampu mengambil keputusan berbasis analisis yang matang," sebut Lany Djuwita.

Kombinasikan Fundamental dengan Teknikal

Sesi kedua dilanjutkan oleh Cindy Alicia, Research Retail Analyst Sinarmas Sekuritas. Mengangkat tema “Integrating Investment Strategies: Fundamental and Technical Analysis”, Cindy banyak mengulas tentang cara mengombinasikan analisis fundamental dan teknikal untuk menyusun strategi investasi yang komprehensif.

Dalam sesi ini, Cindy banyak memberikan pemahaman mengenai indikator makroekonomi, analisis laporan keuangan, penggunaan indikator teknikal, hingga penerapan manajemen risiko; yang disampaikan melalui contoh dan studi kasus, sehingga lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh investor pemula.

Sementara itu, sesi terakhir menghadirkan Ike Widiawati, Head of Retail Research Sinarmas Sekuritas, dengan topik “Integrating Financial Models into Investment Analysis”. Fokus utama sesi ini adalah penggunaan financial modeling dalam menilai valuasi saham.

Di sesi ini, peserta pun berkenalan dengan model valuasi seperti Discounted Cash Flow (DCF) dan Cash Flow to Financial Assets (CFFA). Selain itu, mereka juga banyak belajar tentang cara menyusun proyeksi laporan keuangan dan mengestimasi arus kas perusahaan sebagai dasar untuk menentukan nilai wajar saham.

"Kami berharap, rangkaian Investment Training ini, ini bisa membekali generasi muda dengan pemahaman investasi yang lebih terstruktur dan berorientasi jangka panjang," tutup panitia ICMSS.

Oya, rangkaian The 25th ICMSS akan dilanjutkan dengan Capital Market Seminar yang dijadwalkan berlangsung pada 5–6 Februari 2026. Hm, acaranya bakal daging semua juga nih, Gez! (Siti Khatijah/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: