BerandaHits
Rabu, 29 Mei 2018 14:44

Mengintip Bisnis Barang-Barang Preloved yang Sedang Naik Daun

Preloved hadir sebagai tren fashion anak muda. (Instagram/Limaskema)

Bisnis barang-barang preloved atau bekas kini menjamur dan makin mendongkrak reputasi barang "second". Munculnya barang preloved yang berkualitas meski bekas, kerap dicari untuk menunjang tren fesyen pada kalangan anak muda. Seperti apa ulasannya?

Inibaru.id- Kini, jual beli barang second telah berkembang dan merambah ke dunia fesyen. Meski menyandang status "bekas", sebuah barang ,terutama yang bermerek terkenal, memiliki nilai tinggi selama dirawat dan dikemas dengan baik. Bisnis jual beli barang preloved yang kini menjamur pun makin mendongkrak reputasi barang second.

Keinginan untuk selalu tampil trendi itulah yang menyebabkan barang-barang fesyen bermerek high-end selalu diminati, meski bekas. Nah, dalam industri fesyen, para pelaku bisnis jual beli barang preloved selalu memiliki cara untuk memasarkan produknya.

Second Order Store, salah satu toko fesyen di Surabaya ini menjual barang-barang preloved secara online sejak 2011. Kendati baju bekas, kualitas barang-barang tersebut tetap dijamin baik.

“Kami menawarkan the next level of preloved good tentunya dengan kondisi terbaik, garansi kepuasan 7 hari, dan banyak program-program penunjang lainnya,” papar pemilik Second Order Store Leonardo Candra.

Leonardo menyediakan barang-barang preloved dengan persentasi 70 persen barang impor dan 30 persen barang consignment. Barang-barang yang dijual pun cukup beragam, antara lain kemeja jeans, parka, jaket, sweter, hingga beragam celana.

Dia menambahkan, barang-barang preloved memiliki nilai autentik sehingga menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan, Leonardo mengklaim nilai itulah yang selalu menjadi daya tarik utama para customer terhadap online dan offline store miliknya yang bisa dilihat dari akun Instagram @secondorderstore. 

Nggak jauh berbeda dari Second Order Store, di Semarang Jawa Tengah juga ada toko online yang menjual barang-barang preloved yaitu @bajubekas_5s. Melalui media Instagram tersebut, toko preloved online yang berdiri sejak 3 September 2017 itu menjual pakaian bekas yang berkualitas. Barang-barang preloved tersebut selalu dicari lantaran unggul dalam hal merek, keunikan, serta fungsinya.

Proses pengiriman barang preloved. (Instagram/@bajubekas_5s)

“Berawal dari kesukaan saya terhadap fesyen dengan brand yang hype, @bajubekas_5s kini lebih banyak digandrungi kawula muda dalam berburu barang fashion branded meski bekas,” terang pemilik @bajubekas_5s Tri Yuwono.

Selain itu dua toko online itu, ada juga toko Lima Skema yang menawarkan barang-barang serupa. Lewat akun Instagram @limaskema mereka menjual barang-barang preloved mulai dari kemeja, kaos, jaket, sepatu hingga topi. Kendati baru berdiri pada 2018, toko online yang bermarkas di Sidoarjo itu menyediakan promo gratis ongkir bagi customer di wilayah tertentu.

Bisnis preloved ramaikan fesyen casual bagi anak muda. (Instagram/@Limaskema)

Muhamad Maftukhan pemilik Lima Skema mengungkapkan, selain online store, Lima skema juga menyediakan offline store yang bisa dikunjungi di Jalan Stasiun Krian No. 5 Sidoarjo, Jawa Timur.

Barang preloved yang berkualitas. (Instagram/@Limaskema)

Hobi Muhamad yang suka membeli barang-barang preloved membuatnya mendirikan Lima skema. Muhamad bercerita, sebagai konsumen, dia tertarik berbelanja preloved lantaran barang-barang yang didapat adalah barang langkah.

“Memang bergantung mood, kalau lagi ada barang bagus ya beli,” ujar Muhammad.

Nggak hanya Muhamad, Andri Meda juga tertarik dengan barang-barang preloved yang sesuai dengan seleranya. Lelaki asal Lamongan itu memiliki kecintaan berbelanja barang-barang preloved lantaran harga yang didapat pun lebih terjangkau.

“Kalau aku suka barang-barang yang berbau casual, jadi pas di hati kalau memakai barang preloved itu,” ungkapnya.

Andri menambahkan, dirinya memiliki budget khusus untuk berburu barang preloved.

“Memang ada budget khusus karena suka. Jadi, dalam sebulan bisa 1 sampai 2 kali beli barang,” papar Andri.

Menurut Andri, dibutuhkan ketelitian pembeli agar barang yang didapat sesuai keinginan. Dia juga menyarankan agar membeli barang tersebut ke online store yang terpercaya.

Wah, kendati bekas, barang-barang itu nyatanya masih diminati ya, Millens. Hayo, siapa nih yang suka barang preloved? (Hayyina Hilal/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: