BerandaHits
Kamis, 21 Mei 2025 15:41

Polisi Akan Tindak Truk 'ODOL' secara Bertahap

Truk ODOL akan ditindak aparat kepolisian. (Semarangstraight)

Korlantas Polri sudah membentuk Tim Penegakan Hukum Kelebihan Dimensi dan Muatan (KDM) Nasional untuk menangani truk-truk 'ODOL' yang sampai sekarang masih berseliweran di jalanan.

Inibaru.id – Selain kasus kecelakaan parah yang terjadi di Purworejo pada Rabu (7/5/2025), terjadi beberapa kasus kecelakaan yang melibatkan truk di kawasan Tanah Putih, Tanjakan Silayur, dan yang terkini di Sumurjurang, Gunungpati, Kota Semarang bikin Sigit Waluyo semakin khawatir setiap kali pulang dan berangkat kerja.

Maklum, waktu saat dia melakukan perjalanan tersebut nggak biasa, yaitu sekitar pukul 11.00 WIB dan pukul 19.00 WIB. Saat itu, banyak truk berseliweran di jalur utama Kota Semarang – Ungaran yang selalu dia lewati setiap hari.

“Di Pudakpayung sampai Terminal Banyumanik, misalnya, itu turunan cukup panjang. Kalau sampai ada truk berukuran besar yang remnya bermasalah seperti di Tanah Putih kemarin, tentu berbahaya,” ucap Sigit di tempat kerjanya di bidang obat-obatan di kawasan Banyumanik, Kota Semarang, Rabu (21/5).

Selain mempertanyakan tentang pengecekan dan perawatan kendaraan-kendaraan berukuran besar, Sigit juga heran dengan masih banyaknya truk ODOL (over dimension over load) alias yang mengangkut barang melebihi kapasitas muatan di jalan raya. Baginya, keberadaan mereka sangat membahayakan.

“Walaupun sudah dicek remnya, karena muatannya terlalu besar atau terlalu berat, tentu remnya bisa saja nggak berfungsi dengan semestinya dan akhirnya membahayakan pengendara lainnya, bukan?,” ungkapnya sembari mempertanyakan kinerja aparat yang nggak menertibkan kendaraan-kendaraan tersebut.

Aparat kepolisian akan menertibkan truk ODOL secara bertahap, yang diawali dengan sosialisasi dulu. (Unika)

Untungnya, kekhawatiran Sigit dan jutaan pengendara pribadi lainnya mulai mendapatkan perhatian dari aparat kepolisian. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri baru-baru ini meresmikan pembentukan Tim Penegakan Hukum Kelebihan Dimensi dan Muatan (KDM) Nasional. Dari namanya, jelas jika salah satu yang disasar adalah keberadaan truk-truk ODOL di jalanan.

Meski begitu, bukan berarti semua truk ODOL akan langsung ditindak aparat. Mereka mengaku akan melakukan penertiban ini secara bertahap. Alih-alih langsung memberikan sanksi, mereka pengin melakukan sosialisasi dulu.

“Kita sepakat untuk melakukan sosialisasi dulu, sekaligus memberikan peringatan terhadap para pengusaha agar bisa melakukan normalisasi (truk angkutan membawa muatan yang normal). Setelah itu, barulah nanti bakal melakukan penegakan hukum (jika ada yang melakukan pelanggaran),” ungkap Kakorlantas Agus Suryonugroho sebagaimana dirilis dari situs resmi Polri pada Selasa (20/5).

Yang pasti, Korlantas Polri memastikan kalau over dimensi dan over load pada kendaraan pengangkut berbahaya dan merugikan banyak pihak.

“Pelanggaran ODOL jadi faktor dominan di banyak kecelakaan lalu-lintas dan menyebabkan rusaknya infrastruktur jalan. Yang pasti, kalau ada kendaraan over dimensi, sudah masuk tindak pidana kejahatan lalu lintas yang bisa diadili dengan peradilan bahasa. Kalau over load, dianggap pelanggaran sesuai dengan Pasal 305 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” tegas Agus.

Semoga saja beneran nantinya truk-truk ODOL dan kendaraan yang membahayakan lain di jalan raya bisa ditertbikan sehingga jalanan bakal lebih aman untuk kita lewati. Setuju kan, Millens? (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: