BerandaHits
Sabtu, 13 Des 2024 16:09

PNS di Tokyo Bakal Kerja 4 Hari Per Minggu Mulai 2025

Ilustrasi: PNS di Tokyo bekerja 4 hari seminggu. (Tsunagulocal)

Pemerintah Kota Tokyo memastikan kalau PNS di Tokyo akan bekerja 4 hari seminggu mulai April 2025. Apa ya alasan dari kebijakan ini?

Inibaru.id – Beda dengan banyak karyawan di Indonesia yang masih bekerja 5 sampai 6 hari seminggu, pegawai negeri sipil (PNS) di Tokyo, Jepang, mulai 2025 bakal mulai bekerja 4 hari seminggu saja. Hm, kok enak banget ya weekend-nya jadi panjang?

Usut punya usut, kebijakan ini ternyata dibuat sebagai salah satu cara untuk mengatasi krisis kelahiran yang memang sedang jadi masalah pelik bagi Jepang. Di tengah semakin banyaknya generasi muda yang enggan untuk menikah dan punya anak, diharapkan dengan weekend yang lebih panjang, bisa bikin mereka punya quality time lebih banyak pula untuk keluarga, khususnya anak-anak.

“Kami terus melakukan peninjauan soal fleksibilitas waktu bekerja sehingga siapa pun nggak perlu menghentikan kariernya karena melahirkan atau merawat anak. Dengan waktu libur lebih banyak, orang tua jadi punya lebih banyak waktu untuk anak-anaknya,” ucap gubernur Tokyo sebagaimana dilansir dari Newsweek, Kamis (12/12/2024).

Kebijakan 3 hari libur dalam seminggu ini akan diterapkan mulai April 2025 nanti. Lebih dari itu, bakal ada pula kebijakan lain yang mengizinkan orang tua dari anak yang masih duduk di kelas 1 sampai kelas 3 untuk bisa meninggalkan kantornya dua jam lebih awal dari jadwal meski berdampak pada berkurangnya gaji dalam jumlah sedikit. Alasannya sama, yaitu agar mereka jadi punya waktu lebih banyak bagi anak-anaknya.

Diharapkan, orang tua di Jepang jadi lebih punya banyak waktu buat anak-anaknya. (Japan Media Services via AP)

O ya, sebenarnya, aturan sistem kerja 4 hari dalam seminggu ini sudah eksis sejak 2021 lalu. Tapi sistemnya masih berupa opsi yang bisa diterapkan atau nggak. Sayangnya, meski sudah berkali-kali dipromosikan, nyatanya hanya 8 persen perusahaan yang mengimplementasikannya.

Nggak hanya dengan kebijakan yang lebih banyak untuk mendukung orang tua untuk merawat atau bahkan meyekolahkan anaknya, kini pemerintah Jepang semakin getol mencari berbagai solusi untuk kembali meningkatkan rasio kelahiran di negara tersebut.

Sebagai contoh, mereka menyediakan tunjangan bagi setiap bayi yang dilahirkan. Bahkan, pemerintah sampai mengampanyekan aplikasi pencari jodoh bagi warganya. Mereka pengin dalam waktu dekat, angka kelahiran bayi di negara tersebut bisa kembali naik setelah mencapai rekor terendah pada 2023 semenjak statistik digelar pada 1899.

Hm, menarik juga ya kebijakan 4 hari kerja yang diterapkan bagi PNS di Tokyo, Jepang? Kalau diterapkan di Indonesia, bakal cocok nggak, ya? (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: